Program Makan Gratis Ramadan Berlanjut untuk Balita dan Ibu Hamil

Jakarta (ANTARA) – Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa program prioritas pemerintah, Makanan Bergizi Gratis (MBG), akan tetap berjalan selama Ramadan. Fokus utamanya adalah pada ibu hamil, ibu menyusui, serta balita sebagai bagian dari upaya mencegah stunting.

Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan hal tersebut saat kunjungan ke SD Negeri 01 Kalibaru, Jakarta Utara, pada Kamis. Dia menekankan bahwa prioritas program ini meluas di luar siswa, mencakup kelompok yang paling rentan secara gizi.

“Bahkan hingga tahun 2026, kami akan terus memprioritaskan 1.000 hari pertama kehidupan,” kata Hindayana.

“Makanya, selama libur sekolah dan Ramadan, program ini akan terus berjalan karena sasaran utama kami adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Masa emas ini sangat singkat dan menentukan untuk pencegahan stunting serta dukungan perkembangan otak dini,” tambahnya.

Dia mengatakan dukungan gizi selama kehamilan dan masa kanak-kanak harus konsisten sepanjang tahun, terlepas dari ibadah agama atau jadwal sekolah, mengingat dampak jangka panjangnya pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif.

Penyaluran makanan MBG yang berkelanjutan, tambah Hindayana, diharapkan mendukung target pemerintah untuk menurunkan angka stunting nasional secara signifikan, yang masih menjadi tantangan besar kesehatan masyarakat.

“Hingga akhir 2025, sekitar 55,1 juta orang telah merasakan manfaat program ini,” ujarnya. “Dengan jumlah sebesar itu, kebutuhan rantai pasokannya sangat masif. Alhamdulillah, program MBG juga telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan.”

Berita terkait: Hanya 4.535 unit layanan gizi MBG tersertifikasi higienis: pemerintah

Menurut Hindayana, sekitar 700.000 orang langsung bekerja di 19.188 Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di seluruh Indonesia pada tahun 2025, belum termasuk petani, pemasok, dan penyedia bahan pangan lainnya.

MEMBACA  Indosat Hadirkan Kejutan: Nikmati Tayangan Kelas Dunia Langsung dari Ponsel

BGN sebelumnya mengumumkan bahwa program MBG dimulai kembali serentak secara nasional pada Kamis, 8 Januari, setelah masa libur sekolah. Pada akhir tahun lalu, program ini telah menjangkau kurang lebih 55,1 juta penerima manfaat.

Diluncurkan pada 6 Januari 2025, program makanan gratis ini merupakan salah satu inisiatif unggulan Presiden Prabowo Subianto, yang menyasar balita, ibu hamil dan menyusui, serta siswa hingga tingkat SMA.

Pemerintah menargetkan perluasan cakupan hingga 82,9 juta penerima manfaat, menjadikannya salah satu program gizi sosial terbesar yang pernah dijalankan di Indonesia.

Berita terkait: Makanan Bergizi Gratis akan menjangkau semua desa pada 2026, kata Prabowo

Penerjemah: Prisca Triferna, Resinta Sulistiyandari
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar