Pria di Aceh Ditangkap Setelah Aniaya Mantan Suami Istri, Buron Selama Berbulan-Bulan

Senin, 16 Maret 2026 – 12:01 WIB

Nagan Raya, VIVA – Seorang pria berinisial MN (30), warga sebuah desa di Kecamatan Beutong, akhirnya ditangkap satuan Reskrim Polres Nagan Raya, Aceh. Ia telah jadi buronan selama tiga bulan.

Orang tersebut adalah tersangka dalam kasus penganiayaan yang terjadi di Desa Mon Bateung, Kecamatan Senagan Timur. Hal ini dijelaskan oleh Kepala Satuan Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Muhammad Rizal.

"Kami tangkap tersangka di depan sebuah kilang padi di Desa Babah Krueng, Kecamatan Beutong," ujarnya, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, penangkapan MN dilakukan setelah tersangka yang buron itu kembali ke rumahnya di Kecamatan Beutong. Saat petugas datangi rumahnya, MN sudah tidak ada. Dia kemudian dihubungi lewat telepon untuk diajak bertemu guna membicarakan masalahnya.

Pertemuan itu terjadi di depan kilang padi milik warga di Desa Babah Krueng. Setelah diberi penjelasan oleh petugas, MN akhirnya diamankan tanpa perlawanan dan dibawa ke Mapolres untuk proses hukum lebih lanjut.

AKP Rizal menerangkan, penangkapan MN terkait dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang pria berinisial LR. Kejadiannya di Desa Mon Bateung pada 17 Desember 2025, sesuai LP Nomor: LP/B/123/XII/2025/SPKT/Polres Nagan Raya.

MN disangkakan melanggar Pasal 466 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 WIB di lokasi yang sama.

Awalnya, MN bersama istrinya mendatangi rumah LR, yang merupakan mantan suami dari istrinya, dengan maksud menjemput anak kandung hasil pernikahan sebelumnya. Sesampai di rumah korban, terjadi percakapan yang berujung cekcok antara istri pelaku dengan mantan suaminya itu. Situasi memanas hingga MN terlibat pertengkaran langsung dengan korban LR.

MEMBACA  Saham Warner Bros. Discovery Melonjak Setelah Konfirmasi Pemecahan Menjadi Dua Perusahaan

Halaman Selanjutnya

Dalam pertengkaran itu, pelaku diduga melakukan kekerasan dengan mendorong, memukul bagian wajah dan dada korban. Kejadian ini akhirnya berhasil dilerai oleh warga setempat.

https://ojs.oasis.unc.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=LJR4w

Tinggalkan komentar