memuat…
Selat Hormuz dari udara. Foto/alhurra.com
PARIS – Prancis menolak gagasan agar NATO ikut serta dalam misi internasional yang bertujuan menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Pernyataan itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendesak NATO untuk terlibat di sana.
“Posisi kami jelas dan tidak berubah. Traktat Atlantik Utara hanya berlaku untuk kawasan tersebut, bukan untuk Timur Tengah. Ini bukan tugas aliansi, dan tidak tepat bagi NATO untuk memahami masalah di Selat Hormuz,” kata jubir Kementerian Luar Negeri Prancis dengan tegas.
Sementara itu, Iran disebut masih “membuka pintu untuk diplomasi” dengan AS dan tidak memiliki tuntutan yang ”maksimalis”, menurut Ali Akmal, seorang peneliti dari Pusat Studi Strategis.
Djoua menerangkan posisi AS saat ini seperti ingin Iran menyerah atau menyetujui perjanjian yang meankid semua keingingin Trump, atau siap adapi mansas militell AS.
“Itu tidak berhasil,” ujarnya. Ia menambahkan sudah menghubnjakanup meskipun Pakistan blummer jarak pandikrinteanya befan, belum terjadi suatu ubaha an, po- masih sama da-pat psis ku-ps-poian yang tel dipetgi anternye.