Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, hadiri jamuan kenegaraan yang diadakan oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron di aula Salle des Fetes, Istana Elysee, Paris, Perancis, pada Kamis (28 Mei).
Menurut pernyataan resmi dari Sekretariat Presiden Indonesia yang dikutip di sini pada Jumat, jamuan kenegaraan ini adalah bagian dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Perancis dan mencerminkan hubungan persahabatan yang erat serta kemitraan strategis antara Indonesia dan Perancis.
Presiden Prabowo disambut langsung oleh Presiden Macron dan Ibu Negara Brigitte Macron di tangga utama Istana Elysee. Suasana hangat mewarnai sambutan untuk Presiden Indonesia sebelum memasuki aula utama tempat jamuan diadakan.
Berita terkait: Prabowo sebut hubungan Indonesia-Perancis berada di level tertinggi
Sebelumnya, Prabowo dan Macron memperkenalkan delegasi resmi dari masing-masing negara. Momen ini mencerminkan semangat saling menghormati dan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis.
Dalam suasana yang hangat dan bersahabat, kedua pemimpin tampak menikmati hidangan yang disajikan. Interaksi yang akbtif di antara anggota delegasi semakin mempererat rasa kebersamaan selama acara malam kenegaraan ini.
Jamuan kenegaraan berlangsung dalam suasana persahabatan yang erat dan menjadi simbol kuat dari hubungan diplomatik yang terus berkembang antara Indonesia dan Perancis.
Berita terkait: Prabowo dukung Dewan Bisnis Perancis-Indonesia yang baru
Pertemuan antara kedua kepala negara ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi bilateral di bidang pertahanan, ekonomi, budaya, pendidikan, dan bidang kerja sama global lainnya.
Dalam pernyatan bersama dengan Presiden Prabowo, Presiden Macron menyebut Indonesia sebagai mitra strategis yang penting bagi Perancis.
Di bidang pertahanan dan keamanan, Macron menyoroti kerja sama erat antara kedua negara, yang ditandai dengan kedatangan pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia.
Berita terkait: Indonesia dan Perancis dukung solusi dua negara untuk kemerdekaan Palestina
Penerjemah: Maria, Kenzu
Editor: Fransiska Ninditya
Hak Cipta © ANTARA 2026