Prabowo Gaspol: 500 Sekolah Berasrama Gratis untuk Memutus Rantai Kemiskinan dari Akar

Jumat, 23 Januari 2026 – 01:11 WIB

Davos, VIVA – Presiden Prabowo Subianto membawa misi besar saat tampil di panggung internasional World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Di hadapan para pemimpin dunia, ia tidak hanya berbicara tentang ekonomi makro atau investasi, tetapi menyoroti satu masalah mendasar Indonesia, yaitu kemiskinan yang diwariskan turun-temurun.

Baca Juga :
Di WEF 2026, Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Pernah Gagal Bayar Utang!

Menurut Prabowo, kemiskinan di Indonesia bukan cuma soal pendapatan, melainkan masalah struktural yang membuat anak dari keluarga miskin sulit keluar dari nasib orang tuanya. Karena itu, pemerintah menyiapkan langkah yang lebih radikal melalui pendidikan.

Salah satu program utamanya adalah pembangunan sekolah berasrama gratis khusus untuk anak-anak dari keluarga paling tidak mampu.

Baca Juga :
Prabowo Pede Program Makan Bergizi Gratis Kalahkan McD, Target Tembus 82 Juta Porsi Sehari

"Kami telah membangun 160 sekolah berasrama untuk anak-anak termiskin dan akan mencapai 500. Tujuan kami memutus rantai kemiskinan. Biasanya, anak petani miskin akan tetap menjadi petani miskin. Anak pemulung akan menjadi pemulung. Saya bertekad memutus lingkaran kemiskinan itu," ujar Prabowo dikutip Antara.

Melalui konsep sekolah berasrama, pemerintah ingin memastikan anak-anak dari kelompok rentan tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga lingkungan belajar yang layak, asupan gizi, pembinaan karakter, sampai fasilitas penunjang yang sulit mereka dapatkan di rumah.

Baca Juga :
RI Resmi Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo: Ini Kesempatan Bersejarah

Model ini dianggap mampu menciptakan kesempatan yang lebih setara, sehingga latar belakang ekonomi tidak lagi menjadi penghalang masa depan.

Tidak berhenti disitu, pemerintah juga menyiapkan perombakan besar di sektor pendidikan nasional. Prabowo mengungkapkan rencana renovasi sekitar 60 ribu sekolah di seluruh Indonesia, sekaligus pembangunan 1.000 sekolah terpadu modern.

MEMBACA  Pameran Hadiah & Rumah Shenzhen 2024 Ditutup, Mengungkap Wawasan tentang Pasar Konsumen China

Langkah tersebut diyakini akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang, serta mempercepat mobilitas sosial masyarakat dari kelas bawah menuju kehidupan yang lebih sejahtera.

Program pendidikan ini, kata dia, berjalan seiring dengan agenda pengentasan kemiskinan yang lebih luas. Prabowo menyebut angka kemiskinan ekstrem Indonesia sekarang sudah berada di titik terendah sepanjang sejarah, dan pemerintah menargetkan penghapusannya dalam empat tahun ke depan.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung filosofi kepemimpinan yang dipegangnya selama ini.

"Tugas seorang pemimpin, kata seorang guru saya, sangat sederhana: membuat kaum miskin dan lemah bisa tersenyum. Itulah misi hidup saya," kata Presiden.

Halaman Selanjutnya

Selain pendidikan, pemerintah juga mendorong kebijakan sosial lain seperti pemeriksaan kesehatan gratis tahunan untuk masyarakat. Tujuannya menekan beban biaya kesehatan jangka panjang sekaligus menjaga produktivitas rakyat.

Tinggalkan komentar