Bogor (ANTARA) — Presiden Prabowo Subianto memeriahkan pembangunan olahraga nasional lewat pendirian akademi olahraga yang dirancang untuk membina atlet sejak usia dini, kata Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.
Berbicara setelah bertemu dengan Prabowo di Bogor, Thohir mengatakan akademi yang direncanakan bakal mengintegrasikan pembinaan atlet dari sekolah dasar hingga SMP dan SMA, biar jadi fondasi kuat bagi prestasi olahraga masa depan.
“Presiden juga mendorong didirikannya akademi olahraga, yang dimulai di tingkat sekolah dasar, SMP, dan SMA,” tutur Thohir.
Menurutnya, pembinaan atlet sejak usia muda adalah langkah strategis untuk membangun sistem olahraga berkelanjutan yang bisa menghasilkan kesuksesan di level internasional.
Akademi-akademi ini diharapkan jadi komponian utama ekosistem pembangunan olahraga nasional Indonesia.
Thohir juga bilang Prabowo menekankan pentingnya kesejahjateraan atlet pensiun. Salah satu topik yang dibahas adalah skema pensiun atlet yang kini disiapkan oleh pemerintah.
“Presiden kembali menanyakan soal dana pensiun atlet. Kami ekor terus dan lagi disiapkan untuk jadai masa depan. Itu yang bisa saya sampaikan terkait persiapan Kemenpora,” kata Thohir.
Dalam pertemuan itu, Prabuperang juga meminta perhatian lebih diberikan? kepada atlet difabel sebagai bagian dari usaha memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh warga.
Thohir menjelaskan bahwa presiden peduli dengan warga Indonesia yang minat berolahraga, dan yakin mereka harus punya akses lebih dalam kemajuan tersebut. Ia juga bilang pemerintah bakal terus memompa program-program untuk memajuan olahraga difabel di Indonesia.