Polri Bangun 177 Sumur Bor Air di Aceh Tamiang

Selasa, 6 Januari 2026 – 21:16 WIB

Jakarta, VIVA – Polri terus menunjukkan kehadiranya di tengah masyarakat pasca bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Sejak awal bencana hingga masa pemulihan saat ini, Polri fokus pada langkah cepat untuk memenuhi kebutuhan paling mendasar warga, yaitu ketersediaan air bersih yang sempat terganggu.

Melalui upaya terukur dan berkelanjutan, Polri membangun dan mengaktifkan ratusan sumur bor air bersih di berbagai titik strategis. Tujuannya agar masyarakat terdampak bisa kembali beraktivitas sehari-hari dengan layak, aman, dan sehat.

Hingga Senin, 5 Januari 2026 pukul 23.00 WIB, Polri telah membangun 177 titik sumur bor air bersih di Kabupaten Aceh Tamiang. Sumur-sumur ini tersebar di 12 kecamatan dan 66 desa. Semua sumur sudah aktif dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

Pembangunan dilakukan di berbagai lokasi, seperti tempat ibadah, sekolah, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, area publik, permukiman warga, hingga lokasi pengungsian.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa penyedian air bersih jadi prioritas utama Polri dalam fase pemulihan pascabencana.

“Polri bergerak cepat memastikan masyarakat terdampak banjir dapat kembali mengakses air bersih. Pembangunan sumur bor ini difokuskan di fasilitas publik dan permukiman warga agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” ujar Trunoyudo, Selasa 6 Januari 2026.

Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat penting untuk mendukung pemulihan kehidupan masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga kesehatan lingkungan.

“Kami ingin memastikan proses pemulihan berjalan lebih cepat. Dengan akses air bersih yang memadai, masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa seluruh sumur bor yang telah dibangun dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat. Ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan nyata pascabencana.

MEMBACA  IHSG Terancam Koreksi dan Pelemahan karena Fluktuasi Rupiah

“Ini adalah komitmen Polri agar setiap bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan langsung oleh warga terdampak,” tegasnya.

Secara keseluruhan, di Provinsi Aceh Polri menargetkan pembangunan 400 titik sumur bor air bersih. Rinciannya 300 titik di Kabupaten Aceh Tamiang dan 89 titik di kabupaten/kota lainnya. Hingga saat ini, total 208 titik sumur bor telah terealisasi di wilayah hukum Polda Aceh, dengan sebagian besar sudah aktif dan dimanfaatkan masyarakat.

Rincian pembangunan di Kabupaten Aceh Tamiang:

  • 48 titik di tempat ibadah
  • 62 titik di sarana pendidikan
  • 18 titik di fasilitas kesehatan
  • 14 titik di kantor pemerintahan
  • 31 titik di permukiman warga
  • 2 titik di area publik
  • 2 titik di lokasi pengungsian

    Dari total tersebut, terdapat 3 sumur dalam dengan kedalaman 60 hingga 100 meter dan 160 sumur dangkal dengan kedalaman 20 hingga 40 meter.