Polisi Sampaikan Perkembangan Terbaru Kasus Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati, Bantah Kabar Tersangka dan Pengasuh Melarikan Diri

Pati, VIVA – Polres Pati, Jawa Tengah, makin dalemin kasus dugaan pencabulan terhadap beberapa santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Mereka periksa pengasuh ponpes berinisial AS yang udah jadi tersangka.

“Pemeriksaan ini bagian dari penyidikan setelah penetapan tersangka pada 28 April 2026. Hari ini, pengasuh ponpes kita periksa sebagai tersangka,” kata Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, ditemani Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, di sela-sela ngawasin unjuk rasa nelayan di Pendopo Pati, Senin.

Dia jelasin sebelum jadi tersangka, penyidik udah lengkapin berkas perkara dengan periksa pelapor, saksi-saksi, dan saksi ahli. AS juga sempat diperiksa sebagai saksi.

“Abis semua pemeriksaan jalan dan bukti cukup, penyidik nentuin yang bersangkutan sebagai tersangka pada 28 April 2026,” ucapnya.

Jaka bilang, tersangka AS sekarang ada di wilayah Pati dan bersikap kooperatif saama proses hukum.

Dia juga negasin kalo berita kalau AS kabur itu nggak benar.

Kasusnya berawal dari laporan korban tahun 2024. Tapai, di tengah jalan sempet ada kendala gegara upaya mediasi dari pihak korban, jadi beberapa saksi narik keteranganngnya.

“Awalnya ada beberapa korang ngasih keternagan, tapi ada yang menarik. Sampai sekarang, pelapor yang masih aktif baru satu donk orang,” katanya.

Meski gitu, menrut Jaja, penyidikan tetep jalan abas ada korban baru dan diperkuat saksi lain.

Soal info yang bilang korbannya puluhan, polisi blom terima keterangan resmi soal itu.

“Kami blom dapet pernyantaan dari saksi yang bilang jumlahny segitu,” ujarnya.

Polresta Pati janji bakal ngejalanin penyidikan dengan proffesional ama transparent. (Ant)

MEMBACA  Siapakah Yousef bin Trad Al-Saadoun? Anggota Dewan Syura Saudi yang Meminta Trump Mengirim Warga Israel ke Alaska dan Greenland

Tinggalkan komentar