Polda Sulut Berikan Tanggapan Tegas Terhadap Viralnya Mutasi Polisi Pengusut Kasus Korupsi

Sabtu, 4 April 2026 – 07:00 WIB

Manado, VIVA – Nama Vicky Katiandagho tiba-tiba jadi sorotan publik setelah berita pengunduran dirinya dari Polri viral di media sosial. Sosok yang dikenal vokal dalam menangani kasus korupsi itu disebut-sebut mundur setelah dimutasi dari jabatannya.


Pejabat KPK ke Bareskrim, Bahas Sejumlah Kasus Korupsi dengan Polri

Di tengah ramainya isu, Polda Sulawesi Utara akhirnya memberikan klarifikasi. Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengungkapkan, Vicky memang dikenal sebagai anggota yang menangani beberapa kasus korupsi saat bertugas di Unit Tipikor Satreskrim Polres Minahasa.

“Beberapa kasus sudah P21 dan yang lainnya masih dalam proses,” ujarnya, dikutip Sabtu, 4 April 2026.


Kajari Karo Minta Maaf di Depan Komisi III DPR Terkait Kasus Amsal Sitepu

Namun, terkait isu mutasi yang disebut-sebut jadi pemicu pengunduran dirinya, Alamsyah menegaskan hal itu merupakan bagian dari kebijakan rutin di tubuh Polri. Pada tahun 2024, Vicky termasuk dalam daftar mutasi bersama puluhan personil lainnya.

“Vicky di tahun 2024, masuk dalam SKEP mutasi tour of duty, tour of area, berdasarkan Kep 534/X/2024 tentang Mutasi rutin 20 persen bintara. Yang bersangkutan mutasi dari Polres Minahasa ke Polres Talaud,” jelasnya.


Mudik Lebaran 2026 Catat Sejarah Baru, Fatalitas Kecelakaan Turun 31,19 Persen

Fakta lain yang tak kalah penting, pengunduran diri Vicky ternyata sudah diajukan sejak 2025, atau jauh sebelum isu mutasi ramai diperbincangkan. Proses tersebut kemudian disetujui pada awal 2026 melalui mekanisme pensiun dini.

“Di tahun 2025, yang bersangkutan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota Polri. Di tahun 2026 bulan Januari, hasil verifikasi pengajuan pensiun dininya di-ACC berdasarkan Kep PDH Kep/52/I/2026,” katanya.

MEMBACA  Salah Satu yang Terbesar di Dunia! - Salah Satu yang Terbesar di Dunia! - Salah Satu yang Terbesar di Dunia!

Polda Sulut juga meluruskan persepsi publik tentang peran Vicky dalam mengungkap kasus korupsi. Ditegaskan, setiap penanganan perkara dilakukan secara kolektif oleh tim, bukan oleh individu.

“Penanganan perkara bukan dia sendiri yang pegang ya, melainkan tim atau unit,” ucap dia.

Dengan penjelasan ini, polisi memastikan bahwa mutasi dan pengunduran diri Vicky Katiandagho tidak berkaitan langsung seperti yang banyak dispekulasikan. Semua proses disebut berjalan sesuai aturan yang berlaku di institusi Polri.

Untuk diketahui, sosok Vicky Katiandagho mendadak ramai dibicarakan di media sosial. Anggota kepolisian ini jadi sorotan setelah memutuskan mundur dari institusi tempatnya bekerja.

Halaman Selanjutnya

Melansir dari berbagai sumber, sebelumnya Vicky dikenal sebagai polisi yang berani menangani berbagai kasus besar, termasuk kasus korupsi. Namun, setelah sempat dimutasi oleh atasannya, ia akhirnya memilih untuk mengundurkan diri.

Tinggalkan komentar