Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas ngumumin kalo pemilihan presiden bakal diadain awal tahun 2027. Foto/Wikimedia Commons
RAMALLAH – Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas udah ngumumin kalo pemilihan presiden bakal digelar awal tahun 2027, sementara pemilihan anggota legislatif dijadwalin bulan November taun ini. Dia gak bilang apakah dia bakal nyalonin diri lagi.
Abbas (90) menang pemilihan presiden terakhir taun 2005 dengan masa jabatan empat taun, yang artinya masa jabatannya sebenernya udah berakhir di taun 2009.
Baca Juga: Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Tapi masa jabatannya diperpanjang dan gak ada pemilihan presiden sejak saat itu. Abbas malah merintah lewat dekrit presiden, yang menuai kritik dari dalam dan luar negeri.
“Presiden Mahmoud Abbas ngumumin bahwa pemilihan presiden bakal diadain awal taun 2027,” kata Kepresidenan Palestina dalam pernyataan, yang dikutip AFP, Selasa (16/6/2026).
Pimpinan Palestina itu juga ngeluarin dekrit yang ngubah prosedur pemilihan.
Dalam pernyataan lain, Abbas ngeranin kalo dia siap banget nyelenggarain pemilihan Dewan Nasional Palestina yang dijadwalin bulan November. “Yang ngeliput pemilihan legislatif umum di tanah air dan pemilihan di luar negeri,” katanya.
Dewan Nasional Palestina (PNC) itu parlemen dari Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), yang anggotanya dari wilayah Palestina dan luar negeri.