Perluasan Sistem Pengelolaan Sampah 3R untuk Atasi Krisis Sampah di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan Indonesia perlu memperbanyak lokasi pengelolaan sampah terpadu Reduce, Reuse, Recycle (3R). Menurutnya, tempat-tempat ini sangat penting untuk menahan krisis sampah yang terus bertambah, meskipun sudah ada proyek-proyek Sampah menjadi Energi.

"Proyek TPS3R yang dikelola Direktorat Jenderal Permukiman masih sangat diperlukan," ujar Dody dalam konferensi pers memperingati Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia di Bekasi, Jawa Barat, pada Senin.

Dia menjelaskan bahwa proyek Waste-to-Energy (WtE), yang mengubah sampah menjadi listrik, memerlukan keterlibatan swasta dan volume pengolahan minimal sekitar 1.000 ton sampah per hari.

Kota-kota besar seperti di Jabodetabek, Bandung, dan Bali bisa memenuhi angka itu dan cocok untuk proyek WtE, jelasnya.

"Untuk kota yang menghasilkan sampah kurang dari 1.000 ton per hari, kita harus andalkan TPS3R untuk mengelolanya dengan efektif," tambah Dody.

Dia menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya untuk meningkatkan efisiensi pengolahan, baik yang akan dijadikan bahan bakar, daur ulang plastik, atau bahan lainnya.

Indonesia menghasilkan lebih dari 68 juta ton sampah setiap tahun sejak 2021. Banyak tempat pembuangan akhir (TPA) masih beroperasi dengan sistem open dumping yang melepaskan gas metana dan gas rumah kaca lain.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, pemerintah menargetkan pengelolaan efektif terhadap 38 persen total sampah untuk cegah kelebihan kapasitas di TPA. Volume sampah nasional diproyeksikan mencapai 82 juta ton per tahun pada 2045.

Dody juga menekankan perlunya mengakhiri open dumping secepatnya karena sangat berbahaya bagi lingkungan.

"Pengelolaan sampah berbasis pengurangan, penggunaan ulang, dan daur ulang harus dijalankan secara konsisten di seluruh Indonesia," tegasnya, mengikuti rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup.

MEMBACA  Brigpol RK Terbukti Melakukan Kekerasan pada Istri Hingga Membunuhnya, Begini Urutannya

Translator: Aji, Aria Ananda
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2025