Percaya Diri Usai Kemenangan Besar, Indonesia Hadapi Kyrgyzstan di AFC Futsal Asian Cup 2026 Lewat VISION+

loading…

Percaya Diri Setelah Menang Besar, Indonesia Tantang Kyrgyzstan di AFC Futsal Asian Cup 2026 di VISION+

JAKARTA – Perjalanan Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 makin semangat. Skuad Garuda akan hadapi Kyrgyzstan pada Kamis, 29 Januari 2026, jam 19.00 WIB, dalam lanjutan Grup A. Klik di sini untuk nonton live streamingnya di VISION+.

Modal bagus didapat Indonesia setelah tampil sangat baik di laga pertama. Bermain di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (27/1/2026) malam, Garuda Futsal main dominan dan berhasil kalahkan Korea Selatan dengan skor telak 5-0.

Sejak awal babak pertama, Indonesia langsung ambil inisiatif menyerang. Gol pertama terjadi di menit keempat lewat tendangan keras Muhammad Iqbal Iskandar yang manfaatkan umpan akurat dari Rizki Xavier.

Keunggulan itu bikin Indonesia makin percaya diri. Tekanan terus diberikan dan akhirnya Rio Pangestu tambah keunggulan lewat penyelesaian bagus hasil kerja sama dengan Ardiansyah Nur. Skor 2-0 bertahan sampai babak pertama selesai.

Masuk babak kedua, Indonesia tidak kendorkan permainan. Iqbal Iskandar catat namanya lagi di papan skor setelah lepas dari penjagaan dan cetak gol dengan baik. Gol ini bikin permainan Korea Selatan makin goyah. Dominasi Indonesia berlanjut dan Reza Gunawan lengkapi kemenangan dengan gol kelima yang pastikan skor akhir 5-0.

Sementara itu, lawan Indonesia selanjutnya, Kyrgyzstan, datang dengan beban setelah sebelumnya kalah dari Irak dengan skor 2-4. Dengan performa solid yang sudah ditunjukkan, Garuda Futsal diharap bisa tampil meyakinkan lagi dan lanjutkan tren positif di turnamen ini.

Pertandingan Indonesia vs Kyrgyzstan bisa ditonton lewat live streaming di VISION+ dengan berlangganan paket VISION+ Sports seharga Rp40.000 untuk nikmati semua keseruan AFC Futsal Asian Cup Indonesia 2026. Download aplikasi VISION+ di Playstore atau App Store sekarang ya!

MEMBACA  Induk TikTok PHK 120 Karyawan, Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja Global Masih Berlanjut?

(sto)

Tinggalkan komentar