Ini akan merugikan warga Amerika dan merusak ekonomi kita,” tambahnya.
Sementara itu, Rand Paul menilai tarif Trump sebagai “langkah yang salah”.
“Perang dagang tidak akan pernah menguntungkan siapa pun. Kita harus mencari solusi yang lebih baik,” ujar Paul.
Di sisi lain, Trump tetap keras dalam keputusannya.
“Kita akan melindungi pekerja Amerika. Kita akan memperjuangkan kepentingan negara kita. Tarif adalah alat yang diperlukan untuk itu,” tegas Trump.
Meski begitu, tekanan dari internal Partai Republik dan kritik dari dunia internasional semakin memperumit kebijakan perdagangan Trump. Masih belum jelas bagaimana nasib tarif besar-besaran ini ke depannya.