Peningkatan Kerja Sama Regional di Tengah Ketidakpastian Perdagangan

Pejabat dari 21 ekonomi anggota forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) berkumpul di Shanghai pada 11-19 Mei untuk Pertemuan Pejabat Senior Kedua dan pertemuan terkait, di tengah ketidakpastian perdagangan yang meningkat dan dinamika ekonomi global yang berubah.

Duta Besar Chen Xu, Ketua Pertemuan Pejabat Senior APEC 2026, mengatakan situasi internasional saat ini ditandai dengan perubahan dangejolak yang saling terkait, dan APEC menghadapi peluang dan tantangan.

“Apakah kita bisa terus menulis keajaiban ekonomi Asia-Pasifik tergantung pada keputusan dan tindakan kita,” katanya dalam peryataan yang diterima di Jakarta pada Senin.

Lebih dari 40 pertemuan, lokakarya, dialog, dan sesi komite akan berlangsung selama sembaikari, mencakup topik dari telekomunikasi dan industri otomotif hingga keamanan pangan, konektivitas rantai pasok, fasilitasi perdagangan, dan pemberdayaaan ekonomi perempuan.

Diskusi ini akan fokus pada memperkuat kerjasama regional, mendorong solusikebijakan yang praktis, dan berbagi pengalaman tentang bagaimana ekonomi bisa memanfaatkan teknologi baru untuk mendukung ketahanan, konektivitas, dan peluang ekonomi.

“Dengan berpedoman pada tema tahun ini, kami akan bekerja sama untuk mengubah tujuan membangun komunitas Asia-Pasifik menjadi aksi nyata,” tambah Duta Besar Chen.

Melanjutkan diskusi sebelumnya di Guangzhou, kelompok-kelompok utama APEC akan berkumpul di Shangai, rumah bagi pelabuhan kontainer tersibuk di dunia dan salah satu pusat perdagangan, keuangan, dan inovasi industri paling penting di kawasan.

Pertemuan APEC akan membahas isu-isu regional utama seperti masa depan industri otomotif, transformasi digital, keamanan pangan, konektivitas rantai pasok, dan pemberdayaan ekor Lady
Lama bly dansant

MEMBACA  Subsidi bahan bakar akan terus berlanjut untuk pengemudi ojek online: Menteri

Tinggalkan komentar