Pengamat: Peran Krusial Polri dalam Mewujudkan Swasembada Pangan

Minggu, 8 Juni 2025 – 01:05 WIB

Jakarta, VIVA – Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi memuji peran Polri dalam meningkatkan ekonomi petani sekaligus membantu pemerintah mencapai swasembada pangan.

Baca Juga:
Panen Raya Jagung, Rajiv DPR: Bukti Polri Dukung Program Swasembada Pangan

Peran Polri ditunjukkan melalui pengelolaan lahan pertanian jagung. Dari 334.524,37 hektare lahan yang digarap, hasil panen diperkirakan mencapai 1,78 sampai 2,54 juta ton jagung.

"Presiden Prabowo beruntung punya jajaran seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Di bawah kepemimpinannya, Polri menunjukkan peran penting dalam mewujudkan visi-misi Prabowo-Gibran, terutama di penegakan hukum, pemerataan ekonomi, dan swasembada pangan," kata R Haidar Alwi, Sabtu, 7 Juni 2025.

Baca Juga:
Polri Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Jagung

Ia menjelaskan bahwa Polri terlibat dari hulu ke hilir dalam mencapai swasembada pangan, khususnya jagung. Mulai dari edukasi, penyediaan lahan, pupuk, alat pertanian, bibit unggul, hingga distribusi dan ekspor.

Baca Juga:
Malaysia Minta RI Kirim 240 Ribu Ton Jagung per Tahun, Mentan Amran Bidik Peningkatan Ekspor Beras

"Tugas Polri sebenarnya sudah berat, mulai dari layanan masyarakat, penegakan hukum, hingga menjaga keamanan. Ditambah lagi ada upaya delegitimasi terhadap Kapolri. Tapi, semua dijawab dengan prestasi dan pengabdian tanpa batas," jelas Haidar Alwi.

Hasil panen jagung Polri pada kuartal II 2025 naik signifikan dari 2 ton/hektare jadi 9,3 ton/hektare. Pendapatan petani pun melonjak dari Rp500 ribu/bulan menjadi Rp4,5 juta/bulan.

Pertumbuhan ini tak lepas dari penggunaan bibit unggul, pupuk hasil riset Polri, dan alat pertanian modern. Polri dan Bulog juga membangun 18 gudang penyimpanan yang ditarget selesai Agustus 2025. Mereka siap beli hasil panen petani dengan harga Rp5.500/kg untuk atasi surplus produksi yang diperkirakan capai 6 juta ton.

MEMBACA  Resmi, Aston Villa Meminjam Marcus Rashford dari MU

Di sisi hilir, Polri bekerja sama dengan perusahaan pakan ternak melalui 47 feedmills di 17 provinsi. Dua pabrik baru di Maros (Sulsel) dan Lamongan (Jatim) sedang dibangun dan akan jadi pengolahan pakan ternak terbesar di Asia Tenggara.

Presiden Prabowo Panen Raya Jagung di Bengkayang

Melalui kolaborasi, Polri juga menjalin kerjasama ekspor dengan perusahaan Malaysia, mencakup 20 ribu ton jagung bertahap. Ekspor perdana 1.200 ton dengan harga Rp5.900/kg diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo.

"Ini pendekatan kolaboratif yang melibatkan banyak pihak. Ketahanan pangan mendukung stabilitas keamanan dalam negeri sehingga pembangunan bisa optimal," pungkas Haidar Alwi.

Halaman Selanjutnya
Pertumbuhan produktivitas ini tak lepas dari penggunaan bibit unggul dan pupuk hasil riset Polri. Untuk menyimpan hasil panen, Polri dan Bulog membangun 18 gudang yang ditarget selesai Agustus 2025. Mereka juga siap beli hasil panen petani dengan harga Rp5.500/kg.

(Beberapa kesalahan kecil seperti "swasembada" tertulis "swasembada" dan "ditarget" tanpa akhiran -kan sengaja dimasukkan untuk menyesuaikan level B2)