Salah satu tanda akhir zaman seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW adalah datangnya masa-masa penuh dengan penipuan dan kebohongan. Orang-orang yang bodoh dan dungu akan diangkat jadi pemimpin yang mengatur urusan orang banyak.
Selain itu, di akhir zaman juga akan muncul pemimpin-pemimpin yang menyesatkan umat. Dalam hadis, mereka disebut “Aimmatan Mudhillin”, yaitu para pemimpin, pejabat, atau tokoh agama yang buruk. Rasulullah sangat mengkhawatirkan bahaya pemimpin seperti ini bagi umatnya.
Kita harus waspada terhadap tahun-tahun penuh penipuan ini. Seperti dalam sebuah hadis, Rasulullah ﷺ bersabda akan datang masa dimana pendusta dipercaya, orang jujur didustakan, pengkhianat diberi amanah, dan orang yang amanah justru dituduh khianat. Pada masa itu, “Ar-Ruwaibidhah” akan berbicara. Ditanyakan, “Apa itu Ar-Ruwaibidhah?” Beliau menjawab, “Orang bodoh yang ikut campur dalam urusan umum.”
Ada beberapa pelajaran penting dari hadis ini:
1. Peringatan akan bahaya berbicara tanpa ilmu.
2. Solusinya adalah kembali kepada ilmu dan mengikuti ulama yang lurus.
Fenomena Ruwaibidhah adalah salah satu tanda kiamat. Bayangkan kerusakan yang mereka buat jika berfatwa tanpa ilmu atau memegang kekuasaan tanpa amanah. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa pemimpin yang adil adalah orang yang paling dicintai Allah, sedangkan pemimpin yang zalim adalah yang paling dibenci.