Pemerintah Tanggapi Kekhawatiran Publik, Rencanakan Renovasi Besar-Besaran di Sekolah

Jakarta (ANTARA) – Seorang menteri Indonesia pada Senin merespon kekhawatiran publik bahwa kebijakan pendidikan nasional terlalu fokus pada Sekolah Rakyat. Dia mengatakan pemerintah akan merenovasi setidaknya 60.000 sekolah yang sudah ada pada tahun 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebutkan rencana renovasi sekolah ini melengkapi program bebas biaya Sekolah Rakyat dan mencerminkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara keseluruhan.

"Kami sepenuhnya sadar akan pentingnya membenahi sekolah-sekolah yang ada. Oleh karena itu, kami menargetkan renovasi minimal 60.000 sekolah di tahun ini," ujar Hadi kepada media di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Hadi, yang juga menjabat sebagai juru bicara Presiden Prabowo Subianto, mengatakan peningkatan pendidikan juga mencakup kesejahteraan guru dan melengkapi sekolah dengan fasilitas modern.

"Kami akan terus bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan guru sambil memutakhirkan fasilitas sekolah, termasuk dengan mendistribusikan panel interaktif ke seluruh negeri," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa pada tahun 2025 pemerintah telah membagikan panel interaktif ke 288.000 sekolah di seluruh Indonesia.

Menanggapi program Sekolah Rakyat, Hadi mengatakan inisiatif ini dirancang sebagai alat strategis untuk mengurangi kemiskinan melalui pendidikan yang inklusif dan berkwalitas.

"Kita harus berani berpikir out of the box untuk memutus siklus kemiskinan, bukan hanya diam dan menunggu," tegasnya.

Pada hari Senin, Presiden Prabowo serentak meresmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi. Pemerintah berencana mendirikan tambahan 104 lokasi pada tahun 2026, kata Hadi.

"Tujuan kami adalah mengembangkan Sekolah Rakyat yang ideal untuk memberi lebih banyak anak akses kepada pendidikan," tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo meluncurkan pengoperasian simbolis 166 Sekolah Rakyat, yang memberikan pendidikan berasrama penuh bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dari tingkat SD sampai SMA.

MEMBACA  Tokoh Masyarakat Desak Pemerintah Dengarkan 17+8 Tuntutan Publik

Dia menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk mendirikan 500 Sekolah Rakyat pada tahun 2029. Program ini sejauh ini telah memberi manfaat bagi lebih dari 15.000 anak, dan angka ini diprediksi akan berlipat ganda pada akhir tahun ini.

Berita terkait: Sekolah swasta sekarang bisa ajukan dana renovasi pemerintah

Berita terkait: Revitalisasi sekolah bertujuan tingkatkan kualitas pendidikan: pemerintah

Penerjemah: Genta T, Tegar Nurfitra
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar