Pemerintah Sumbar Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor

Padang, Sumatra Barat (ANTARA) – Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi memastikan pemerintah akan menanggung dan memenuhi kebutuhan dasar penyintas banjir bandang dan tanah longsor selama mereka tinggal di hunian sementara.

“Selama berada di hunian darurat, semua kebutuhan pokok pengungsi akan dipenuhi oleh pemerintah,” kata Mahyeldi di sini pada Sabtu.

Sementara itu, bagi warga yang memilih tinggal di rumah keluarga atau kerabat, pemerintah akan memberikan bantuan bulanan. Bantuan ini, tambahnya, diharapkan dapat meringankan beban penyintas banjir bandang yang masih dalam fase pemulihan.

“Selama di tempat penampungan, kami pastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi. Bagi yang tinggal dengan keluarga, kami akan berikan bantuan per bulan,” ujar Mahyeldi.

Khusus di Kabupaten Pesisir Selatan, Mahyeldi menyebut pemerintah daerah telah memulai pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak. Hunian sementara tipe 36 tersebut rencananya segera dapat digunakan oleh korban banjir di daerah Taratak Teleang, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan.

Selain hunian sementara, pemerintah juga menyiapkan pembangunan rumah permanen untuk warga yang rumahnya rusak berat atau hanyut terbawa banjir dan tidak layak huni lagi. Pembangunan rumah permanen ini akan disesuaikan dengan ketersediaan lahan, baik di tanah warga maupun tanah yang disediakan pemerintah.

Mahyeldi menekankan, pemerintah daerah juga secara bertahap memperbaiki infrastruktur yang terdampak bencana, termasuk banyak jalan, jembatan, rumah ibadah, rumah penduduk, dan sawah.

Sejalan dengan arahan Presiden, katanya, pemerintah bertanggung jawab untuk membangun kembali rumah yang rusak berat.

Sementara untuk rumah yang dikategorikan rusak sedang dan ringan, sedang dilakukan pendataan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan besaran bantuan yang ditetapkan Rp30 juta untuk kerusakan sedang dan Rp15 juta untuk kerusakan ringan.

MEMBACA  Gojek Konfirmasi Perwakilan Ojol Temui Gibran, Mitra Aktif Sejak 2015