Jakarta (ANTARA) – Indonesia mempercepat pembangunan rumah permanen bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara, sembari memperluas tempat penampungan sementara bagi warga yang mengungsi.
Tim Media Kepresidenan menyatakan pada Jumat bahwa proyek sedang berjalan di Kabupaten Tapanuli Utara dan Tapanuli Selatan, dengan memprioritaskan area yang paling terdampak.
Di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Tapanuli Utara, pondasi rumah permanen telah dimulai di Dusun Simate Mate di atas tanah hibah pemerintah kabupaten.
Sebanyak 103 unit rumah permanen akan dibangun di lahan lebih dari dua hektar, dengan dukungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Rumah tipe 36 dengan dua kamar tidur ini diperuntukkan bagi warga yang rumahnya hancur, rusak berat, atau berada di zona merah berisiko tinggi yang ditetapkan pemerintah.
Budiman Gultom, Kepala BPBD Tapanuli Utara, mengatakan proyek perumahan permanen ini ditargetkan selesai pada 21 April 2026.
Di Tapanuli Selatan, 227 rumah permanen sedang dibangun di Desa Sigala-gala, Kecamatan Batang Toru, bagi warga terdampak banjir besar di Daerah Aliran Sungai Batang Toru.
Pemantauan lapangan menunjukkan konstruksi telah mencapai tahap pekerjaan pondasi, pemasangan dinding bata, dan pemasangan kusen pintu.
Di samping rumah permanen, pemerintah menyiapkan lahan untuk membantu warga berpindah dari penampungan sementara ke rumah baru.
Pembangunan perumahan sementara terus berlanjut di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, dimana 40 unit sedang dibangun oleh BNPB dengan dukungan pemerintah daerah.
Lokasinya terpencil, membutuhkan perjalanan darat sekitar delapan jam dari Medan, yang menyoroti tantangan logistik dalam penanganan bencana.
Pengembangan perumahan melibatkan kolaborasi lintas sektor antar kementerian dan lembaga pemerintah untuk menjamin efisiensi dan keberlanjutan.
Di Sumatera Barat, perumahan sementara sedang dibangun di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, oleh Brimob Polda Sumatera Barat.
Pekerjaan disana mencakup pemasangan dinding, lantai, rangka struktur, dan pengecoran beton.
Dengan menyediakan rumah permanen sembari mempertahankan penampungan sementara, pemerintah bertujuan memastikan pemulihan pascabencana yang berkelanjutan bagi masyarakat terdampak di seluruh Indonesia.
Penerjemah: Hana Dewi Kinarina Kaban, Martha Herlinawati Siman
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026