Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Fasilitasi Penayangan Publik Piala Dunia 2026

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berjanji akan memfasilitasi nonton bareng gratis pertandingan sepakbola Piala Dunia FIFA 2026, yang dijadwalkan pada Juni dan Juli tahun ini.

Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, menyampaikan komitmen itu dalam acara kick-off Piala Dunia yang diadakan TVRI, yang telah mengamankan hak siar semua 104 pertandingan di Indonesia.

“Sepakbola itu sangat populer; sudah menjadi olahraga favorit bukan hanya bagi warga kota, tetapi juga bagi mereka yang tinggal di desa-desa terpencil,” ujarnya di Semarang, Minggu (22/6).

Dia mendorong semua pemerintah kabupaten dan kota di provinsi itu untuk melakukan hal serupa, dengan harapan siaran gratis turnamen sepakbola paling bergengsi di dunia ini akan memberikan dampak nyata bagi sepakbola Indonesia.

Komitmen TVRI untuk siaran inklusif Piala Dunia 2026 diharapkan dapat memungkinkan seluruh warga Indonesia menonton kejuaraan empat tahunan ini secara gratis, membantu membangkitkan kembali semangat kuat bangsa terhadap olahraga ini.

“Kami ingin menghidupkan kembali antusiasme masyarakat terhadap sepakbola,” kata Sumarno, yang berbicara atas nama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Dalam hal ini, pejabat tersebut teringat masa mudanya, ketika turnamen sepakbola lokal di tingkat lingkungan, desa, dan kecamatan sering diadakan. Dia melihat bahwa antusiasme dan semangat kompetisi seperti itu sepertinya telah berkurang dalam beberapa tahun terakhir.

Dia berharap siaran nasional Piala Dunia akan mendorong para pemangku kepentingan sepakbola untuk mengintensifkan pencarian bakat dan memperkuat upaya pengembangan olahraga ini di Indonesia, dengan tujuan jangka panjang agar suatu hari nanti bisa lolos ke turnamen tersebut.

Sementara itu, Kepala TVRI Jawa Tengah Sanny Damanik menyebut kebijakan siaran gratis ini sebagai bukti kepedulian negara pada warganya.

“Ini adalah hadiah dari Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

MEMBACA  Pemerintah Bolivia memiliki intelijen sebelumnya tentang rencana kudeta, kata menteri menurut Reuters

Menekankan aksesibilitas, Damanik menyatakan penonton tidak memerlukan koneksi internet untuk menonton Piala Dunia, karena semua pertandingan akan disiarkan secara terestrial di saluran TVRI, termasuk TVRI Nasional dan TVRI Sport.

Berita terkait: Prabowo menerima undangan FIFA untuk Piala Dunia 2026

Berita terkait: Pemerintah Indonesia pastikan nonton publik gratis untuk Piala Dunia 2026

Berita terkait: TVRI Indonesia amankan hak siar Piala Dunia FIFA 2026

Penerjemah: Zuhdar L, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar