Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan hunian sementara dan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bagian upaya pemulihan dan mitigasi pasca bencana hidrometeorologi basah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB Abdul Muhari menyatakan Selasa lalu bahwa mempercepat pembangunan hunian sementara jadi prioritas utama untuk mendukung masyarakat terdampak memasuki fase pemulihan awal.
Dari 17.332 unit hunian sementara yang diusulkan, sebanyak 5.039 unit telah selesai dan siap dihuni. Penyelesaian penuh ditargetkan sebelum Ramadan 1447 Hijriah, atau pertengahan Februari.
Selain itu, permintaan untuk 14.286 unit perumahan permanen telah diajukan, sementara skema bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) terus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa transisi.
Hingga awal Februari 2026, BNPB mencatat 18.938 akun penerima DTH telah siap, dengan bantuan telah disalurkan kepada 9.360 keluarga.
Untuk mengurangi risiko bencana lanjutan, BNPB juga menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah terdampak. Di Aceh, operasi melibatkan 532 sorti dengan menyebarkan 508.000 kilogram bahan semai.
Di Sumatera Utara, dilakukan 406 sorti dengan 357.000 kilogram bahan semai, sementara di Sumatera Barat dilaksanakan 409 sorti dengan menebar 406.325 kilogram bahan semai.
BNPB menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat koordinasi antar sektor guna mempercepat upaya pemulihan, memitigasi risiko bencana, dan meningkatkan ketahanan masyarakat di daerah rawan bencana.
Di samping menyediakan hunian sementara, pemerintah telah memfasilitasi pendistribusian 6.274 ton logistik bantuan bencana antara 29 November tahun lalu hingga 27 Januari 2026.
Dari jumlah tersebut, 1.767 ton barang kebutuhan pokok, alat, dan peralatan telah dikirim ke tiga provinsi melalui berbagai jalur, termasuk 56 penerbangan pesawaat sewaan BNPB, 68 sorti pesawat Hercules militer, 55 pengiriman truk, dan tujuh pengiriman laut.
Berita terkait: Indonesia completes 24 pct temporary houses for Sumatra flood victims
Berita terkait: Post-disaster public services improving: Deputy Home Minister
Penerjemah: M. Riezko Bima, Resinta Sulistiyandari
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026