Pemerintah Pastikan Bantuan untuk Korban Gempa Maluku Utara dan Sulawesi Utara

Berita: Kesiapan Kementerian Sosial Bantu Korban Gempa

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Sosial telah memastikan kesiapan untuk menyalurkan bantuan kepada korban gempa di Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Bantuan akan diberikan berdasarkan kebutuhan yang diidentifikasi oleh tim di lapangan.

“Tim kami sudah berada di lokasi dan berkoordinasi dengan dinas sosial daerah. Bantuan akan disalurkan sesuai dengan kebutuhanya yang teridentifikasi,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan pihaknya masih menunggu laporan dari pemerintah daerah yang tengah melakukan pendataan, sehingga belum dapat memberikan perkiraan total bantuan ataupun dampak keseluruhan.

Namun, upaya koordinasi terus dilakukan secara intensif, termasuk rapat yang digelar sejak pagi untuk memastikan respon yang cepat dan tepat sasaran.

Sejumlah personel dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementerian Sosial telah lebih dulu diterjunkan untuk membantu penanganan darurat bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, serta relawan dari berbagai daerah.

“Kami akan memberikan dukungan secepat mungkin sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

Sebelumnya, gempa berkekuatan 7,6 SR mengguncang wilayah barat daya Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Guncangan kuat dirasakan di beberapa wilayah termasuk Ternate, Manado, dan Gorontalo, mencapai skala IV MMI.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gelombang tsunami di sejumlah pesisir, antara lain di Halmahera Barat setinggi 0,30 meter, Bitung 0,20 meter, dan Minahasa Utara 0,75 meter.

Sementara itu, Pusat Pengendalian Operasi Bencana BNPB melaporkan hingga Kamis sore, satu orang meninggal di Manado, satu orang luka-luka ringan, dan 16 keluarga terdampak di Kabupaten Minahasa.

Kerusakan infrastruktur mencakup lima gedung perkantoran pemerintah, satu hotel, dan satu fasilitas umum di Manado.

MEMBACA  Lautan Terancam Berubah Jadi Daratan, Kerak Bumi Ternyata Bocor!

Di Kabupaten Minahasa, dua rumah sakit rusak berat, lebih dari 10 rumah terdampak, satu kantor pemerintah rusak, dan satu fasilitas umum terdampak.

Di Kota Ternate, satu bangunan gereja dan dua rumah dilaporkan rusak akibat gempa.

Berita Terkait:

  • Indonesia Periksa Infrastruktur Pasca Gempa 7,6 SR di Sulut
  • BMKG Uji Coba Sistem Peringatan Dini Gempa dengan Peringatan 20 Detik
  • Presiden Prabowo Perintahkan Respons Cepat untuk Gempa Sulut

    Penerjemah: Prasetyo, Kenzu
    Editor: Azis Kurmala
    Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar