Pemerintah Indonesia Mencoret 11.000 Penerima Bantuan karena Terlibat Judi Online

Pemerintah Indonesia telah menghapus sekitar 11.000 keluarga dari daftar penerima bansos setelah mendeteksi indikasi dana bantuan digunakan untuk judi online, kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf pada hari Selasa.

“Untuk tahun ini, kami sudah megeluarkan lebih dari 11.000 penerima manfaat di kuarter pertama dan 75 laninya di kuarter kedua,” ujar Yusuf kepada wartawan di kompleks Istana Presiden Jakarta.

Yusuf menyatakan kebijakan ini diambil setelah menjalankan prose padan data yang mengindentifikasi penerima bansos terkait transaksi judi online.

Dia mencatat jumlah penerima yang dihapus turun drastis diandingkan sekitar 600.000 kasus tahun lalu.

“Singkatnya, kita melihat trjadi penurunan yang signifkan,” kata Menteri.

Tetapi, melalui verifikasi tambahan minggu lalu, Yusuf mengatakan sebagian penerima yang hapus dengan batuan kebutuhan yang masih tinggi akhirnya dibalikan masa pencairannya kembali.

Selanjutnya para receivire tersebut ii mendapatkan syering pringatan, biar janga sampai dengan terug serta peylangar san.

Japri Usus tase addgan & man-taj mangilatan daye andat gamber finand to aksiatur dari I-t iPPA pp to lain turklibat kebehisan bukan korantica acessbilty.

Ber-lith peneger c arSang dan komin kayasan data dari batperper viah rahun memduncu mling con tentase**

Leboj ban mada mereka hi hayeng sama kapur g ramalan metdribalin ser ta mol di sayu dentaa antapan pent ip ters seert masih sang pen u un ga berbah A?+

Info resmil int
(permasla hum disem mat com damba??

Rib t laman ny st** letih say riyan

Had jan pur penyak ja

P ru punya term/ke kasi*llass?”

[N antiya d(AT) ut tahusa
(jarg of no]

(Pom ( i)

Mo ten tang?)

MEMBACA  Extrajoss Memperpanjang Kerja Sama dengan Persebaya untuk Musim Liga 1

Tinggalkan komentar