Peluncuran Buku Ilmu Politik, Boni Hargens Soroti Pernyataan Saiful Mujani

loading…

Analis Politik Senior Boni Hargens buka suara menanggapi pernyataan bernada provokatif Pendiri SMRC Saiful Mujani. Foto/SindoNews

JAKARTA – Analis Politik Senior Boni Hargens akhirnya angkat bicara untuk menanggapi pernyataan provokatif dari Pendiri SMRC Saiful Mujani. Pernyataan itu mengenai upaya menjatuhkan dan mengumpulkan kekuatan untuk melawan pemerintahan Prabowo Subianto. Boni berpendapat bahwa debat atas peryataan Saiful Mujani harus didasari pemikiran kuat tentang ilmu politik, seperti yang dijelaskan dalam bukunya.

Hal ini disampaikan Boni Hargens saat peluncuran dan bedah bukunya yang berjudul ‘Ilmu Politik dari Zaman Klasik hingga Era Digital’ di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Beberapa narasumber hadir dalam acara itu untuk membedah buku Boni Hargens, yaitu Guru Besar Ilmu Politik Lili Romli, Peneliti BRIN Syafuan Rozi, dan Pengamat Politik Karyono Wibowo.

“Soal apakah pembicaraan Pak Saiful Mujani itu termasuk makar atau tidak, dan lain-lain, itu perdebatan yang memang harus punya dasar pemikiran kuat tentang politik,” kata Boni Hargens dalam acara tersebut.

Boni Hargens menjelaskan, kalau dilihat dari sudut pandang Ilmu Politik, pernyataan Saiful Mujani bisa dianalisis dari dua perspektif: perspektif negara dan perspektif masyarakat sipil. Dari sisi negara, kata Boni, pernyataan itu bisa dianggap sebagai pra-kondisi menuju revolusi karena sudah ada ide dan upaya untuk menggalang kekuatan.

“Namun dari perspektif masyarakat sipil, itu adalah bentuk kebebasan berpendapat dan juga ekspresi kekecewaan yang serius terhadap partai-partai politik yang gagal menghadirkan oposisi dalam sistem demokrasi. Maksudnya, ucapan Pak Saiful dari kaca mata masyarakat sipil itu seperti teguran keras dan tamparan bagi partai politik agar mereka menjalankan peran oposisi dalam demokrasi,” jelas Boni Hargens.

MEMBACA  Korea Utara Meluncurkan Kembali Kapal Perang yang Gagal Memalukan Saat Peluncuran Pertama

Tinggalkan komentar