Rabu, 18 Maret 2026 – 04:45 WIB
Makassar, VIVA – Polisi menangkap seorang pria berinisial A (35) yang tega menyiram air keras kepada mantan kekasihnya, perempuan inisial U (38). Perbuatan ini didasari rasa kesal karena hubungan mereka diputuskan di Makassar, Sulawesi Selatan.
Mabes TNI Buka Penyelidikan Internal Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Ini Alasannya
“Pelaku diamankan karena kasus penganiayaan dengan menyiram korban pakai air keras. Menurut pelaku, alasan nya karena sakit hati setelah diputuskan,” jelas Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif di Makassar, Selasa.
Kejadian ini berlangsung pada Senin malam, 16 Maret 2026. Pelaku mengaku sengaja datang ke Makassar untuk mencari korban. Dia lalu mendatangi rumah korban di Jalan Deppasawi, Kecamatan Tamalate, setelah mengetahui tempat tinggalnya.
Prabowo Minta Kasus Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Diusut Cepat
Aksi keji itu dilakukan di rumah korban. Setelah menyiram, pelaku langsung kabur dari tempat kejadian.
Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Tamalate. Setelah menerima laporan, Tim Unit Resmob Polsek dibantu personel Polrestabes segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku setelah mengejarnya di Jalan Tanjung Bunga Makassar pada Selasa dini hari.
Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Disebut Bukan Kekerasan Biasa
Pelaku dan korban sebelumnya memiliki hubungan yang sangat dekat. Namun hubungan itu merenggang dan korban memutuskan hubungan sejak enam bulan lalu.
Pelaku merasa tidak terima dan mencoba berdamai, tetapi ditolak oleh korban. Hingga akhirnya dia datang ke Makassar untuk melakukan perbuatan keji tersebut.
“Penyiraman terjadi di rumah korban, tepatnya di kamar tidur. Menurut korban, saat kejadian dia membuka jendela,” ujarnya.
Pelaku mengetuk-ketuk jendela dan terdengar suara, lalu korban melihat keluar. “Dikira kucing, akhirnya jendela dibuka sedikit dan langsung disiram air keras ke dalam,” tuturnya.
Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar setelah kejadian. Siraman air keras itu menyebabkan luka bakar di sekujur tubuh korban, yang kini menjalani perawatan intensif.
“Luka bakar ada di sekujur tubuhnya, sesuai dengan foto dari rumah sakit. Untuk sementara, korban dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar,” katanya.
Barang bukti yang disita antara lain plastik bekas sarung tangan dan buku berisi catatan tulisan tangan pelaku yang menuduh korban selingkuh. Bahkan, pelaku menuduh tanpa bukti bahwa korban berhubungan badan dengan orang lain di penginapan.
Halaman Selanjutnya
Keluarga korban sempat menangis dan sangat marah atas perbuatan keji itu setelah pelaku dibawa ke Polsek setempat. (Ant)