Pejabat Desa Kunci Pembaruan Data Sosial Ekonomi: Menteri

Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan perangkat desa memegang peranan penting dalam digitalisasi dan pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar bantuan sosial tepat sasaran.

Dalam kunjungannya untuk acara sosialisasi DTSEN di Sidoarjo pada Jumat, Yusuf menyebutkan pembaruan data di tingkat desa memerlukan kompetensi dari operator yang memasukkan data dengan akurat.

“Saya harap bupati Sidoarjo dapat memberikan pelatihan bagi operator desa yang bertugas menginput data untuk memastikan keakuratan DTSEN, khususnya di Sidoarjo,” ujarnya.

Dia menekankan bahwa akurasi data harus didukung oleh keterlibatan aktif semua pihak, mulai dari tingkat RT/RW, desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi, dalam mendata keluarga atau individu yang berhak.

Selain itu, Yusuf menyebut Kementerian Sosial telah membuka partisipasi publik untuk menetapkan, menilai, mempermasalahkan, mengkritik, dan mengusulkan data terbaru penerima bantuan.

Partisipasi publik dapat dilakukan secara formal melalui pemerintah desa atau dinas sosial setempat, maupun secara nonformal melalui aplikasi milik kemeneterian bernama Cek Bansos.

Menteri menegaskan pembaruan DTSEN dilakukan setiap hari, dengan data langsung diproses oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di tingkat daerah dan pusat sebelum dikonsolidasikan menjadi data triwulanan.

“Dengan pembaruan harian dan pelaporan triwulanan, kami berharap penyaluran bansos semakin tepat dan mampu menjangkau keluarga yang belum menerima dukungan,” katanya.

Dia juga berharap masyarakat yang sudah tidak masuk dalam desil terendah DTSEN atau kelompok termiskin agar memperbarui datanya agar bantuan dapat dialihkan ke pihak lain.

Berita terkait: Perangkat desa diajak bersatu dukung program pemerintah

Berita terkait: Tes urine diwajibkan untuk perangkat desa mulai 2026

Berita terkait: Kementerian akan latih perangkat di lebih dari 33.000 desa

MEMBACA  Jangan biarkan Israel menyerang Rafah, Menteri Luar Negeri Irlandia memperingatkan Uni Eropa

Penerjemah: Astrid, Kenzu
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar