Pejabat Cilacap Khawatir Dirotasi Gagal Setor ‘Upeti’ THR untuk Bupati Syamsul Auliya Rachman

loading…

KPK ungkap kekhawatiran pejabat di Cilacap akan dirotasi jika tak penuhi permintaan dugaan setoran THR Lebaran dari Bupati Syamsul Auliya Rachman (AUL). Foto/SindoNews

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ngungkapin, ada rasa takut bakal digeser atau dirotasi yang dirasakan oleh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) kalau mereka gak memenuhi permintaan uang dari Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman (AUL). Uang yang dikumpulin itu katanya buat THR pribadi dan Forkopimda.

Hal ini dijelasin oleh Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, pas konferensi pers penahanan Syamsul di hari Sabtu (14/3/2026).

Baca juga: Kenakan Rompi Tahanan KPK, Bupati dan Sekda Cilacap Bungkam

Asep bilang, temuan ini berdasarkan pemeriksaan terhadap 13 orang yang udah diperiksa di Gedung Merah Putih KPK terkait operasi tangkap tangan di Cilacap.

MEMBACA  "Menginspirasi! Ibu Nira Memberdayakan Perempuan Lokal Melalui Bisnis Pakaian Adat, Berkembang Bersama PNM hingga Menembus Pasar Ekspor" Penataan visual: Gunakan jenis font yang elegan dan mudah dibaca. Tambahkan spasi yang seimbang antar baris. Jika memungkinkan, sertakan aksen atau dekorasi minimalis seperti garis bawah tipis atau warna aksen yang harmonis. Pastikan ukuran teks proporsional untuk penekanan pada kata kunci: "Memberdayakan", "Bisnis Pakaian Adat", "Pasar Ekspor". Opsional untuk desain: Highlight kata "Menginspirasi!" dengan warna atau gaya font yang berbeda. Gunakan bold pada "Ibu Nira" dan "PNM" untuk penekanan.