PDAM Tirta Asasta Depok Siap Melantai di Bursa, Targetkan Ekspansi Layanan dan Transformasi Digital

PDAM Tirta Asasta Kota Depok berencana untuk melantai di Bursa Efek Indonesia melalui IPO. Langkah ini diambil untuk memperkuat transparansi, profesionalisme, dan mempercepat modernisasi layanan air bersih. Menurut Direktur Utama PDAM Tirta Asasta, pihaknya merasa perusahaan sudah cukup siap untuk menjadi perusahaan terbuka. Dana dari IPO juga diharapkan bisa membantu pembangunan infrastruktur tanpa terlalu bergantung pada APBD. Selain itu, dana tersebut akan dipakai untuk mempercepat digitalisasi dan menekan kebocoran air.

Berdasarkan penilaian terbaru Kementerian Pekerjaan Umum, PDAM Tirta Asasta masuk peringkat kedelapan nasional untuk kategori pelanggan besar dengan lebih dari 100.001 sambungan. Mereka termasuk 10 besar BUMD dengan kinerja atminum yang baik di Indonesia, dengan nilai 4,13. Sekarang mereka sudah melayani lebih dari 101.805 pelanggan di daerah Kota Depok.

Soal tata kelola, penerapan GCG juga terus naik. Di tahun 2024 nilai mencapai 70, dan tahun 2025 diproyeksikan jadi 78 dan semoga tembus 80. Sementara nilai manajemen risiko berada di angka 3,18 dari maksimal lima. Keberhasilan IPO nantinya akan sangat bergantung pada kinerja perusahaan yang stabil, tata kelola bagus, dan transparansi pada para investor.

MEMBACA  Gegap Gempita Peluncuran 10 Mobil Baru, Menguji Kesetiaan Pengguna Hybrid Lokal dan Nyali Kendaraan Listrik dengan Harga Terjangkau

Tinggalkan komentar