Pasukan AS Hengkang Setelah Satu Dekade Menduduki Suriah

loading…

AS menarik semua sisa pasukannya dari Suriah setelah 10 tahun berada disana. Foto/Facebook/Syrian Democratic Forces

DAMASKUS – Semua tentara Amerika Serikat (AS) yang masih ada di Suriah meninggalkan markas mereka di Hasakah pada hari Kamis. Penarikan penuh ini mengakhiri keberadaan selama 10 tahun di negara itu, yang tujuannya awalnya untuk melawan kelompok Islamic State atau ISIS.

Setelah penarikan total pasukan AS, militer Suriah memasuki pangkalan yang sebelumnya dikontrol Amerika, namanya Qasrak. Pangkalan yang ditinggalkan Amerika ini termasuk sebuah landasan udara.

Baca Juga: Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania

Seorang pejabat Suriah bilang ke Middle East Eye (MEE), Jumat (17/4/2026), bahwa penarikan pasukan AS sudah selesai.

Charles Lister, seorang ahli terkenal tentang Suriah, mengatakan di media sosial bahwa pasukan yang mengambil alih pangkalan itu adalah Divisi ke-60 Angkatan Darat Suriah, yang kebanyakan berisi pasukan Kurdi yang berafiliasi dengan Pasukan Demokratik Suriah (SDF). Pasukan Demokratik Suriah adalah mitra jangka panjang dari pasukan AS.

Lister juga bilang bahwa pasukan dan peralatan AS meninggalkan Suriah lewat Yordania untuk menghindari kemungkinan serangan dari paramiliter yang didukung Iran di Irak.

Dalam pernyataan selanjutnya di hari Kamis, Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan, “Kami menyambut baik penyerahan lengkap situs-situs militer bekas pasukan Amerika Serikat kepada pemerintah Suriah.”

MEMBACA  Israel memerintahkan evakuasi lebih banyak warga Gaza setelah serangan di tempat perlindungan sekolah menewaskan puluhan. Oleh Reuters

Tinggalkan komentar