Pasti Ada yang Melakukan Cuci Otak

Sabtu, 10 Januari 2026 – 04.00 WIB

Jakarta, VIVA – Konflik rumah tangga antara Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa kembali memanas. Di tengah upaya damai yang diklaimnya terus dilakukan, Insanul justru menyoroti sikap istri pertamanya yang disebutnya menutup pintu komunikasi dan menolak rujuk. Menurut Insanul, penolakan itu tidak murni datang dari hati Wardatina Mawa, tapi akibat pengaruh dari pihak tertentu.

Baca Juga:
Insanul Fahmi Siap Bersujud Demi Damai dengan Wardatina Mawa: Aku Bakal Gentleman

Melalui kuasa hukumnya, Tommy Tri Yunanto, Insanul Fahmi menyampaikan keinginannya untuk meminta maaf langsung kepada Wardatina Mawa. Bahkan, sang pengusaha disebut siap merendahkan diri untuk memperbaiki hubungan yang retak. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

“Insanul gentleman. Mau bersujud bahkan meminta maaf ke Mawa, itu informasinya. Karena walau bagaimanapun, istri sah yang masih melekat di dirinya adalah Mawa,” ungkap Tommy di Bareskrim Polri.

Baca Juga:
Inara Rusli Ingin Sahkan Pernikahan dengan Insanul Fahmi, Wardatina Mawa Kendalanya

Namun, niat itu disebut tak berjalan mulus. Insanul Fahmi merasa akses komunikasi dengan Wardatina Mawa seolah tertutup rapat. Ia menduga ada campur tangan pihak lain yang sengaja mempengaruhi pikiran istrinya hingga menolak segala pendekatan.

Insanul berharap bisa bertemu langsung dengan keluarga besar Wardatina Mawa. Menurutnya, pertemuan tatap muka bisa jadi jalan untuk menyelesaikan konflik lewat jalur damai atau Restorative Justice.

Baca Juga:
Inara Rusli Minta Mawa Selesaikan Masalah Rumah Tangga Bertiga, Tak Libatkan Keluarga Besar

“InsyaAllah pasti selalu diusahakan. Aku bakal gentleman, nanti minta difasilitasi juga dari Bang Tommy, untuk ketemu sama keluarga, pastinya sama Mawa dan anak juga,” ungkap Insanul Fahmi.

MEMBACA  Penjelasan Sarwendah Tentang Kabar Kedekatannya dengan Putra Angkatnya, Betrand Peto

“Kalau langkah-langkahnya sudah dari lama saya coba untuk komunikasi, selalu pingin ketemu,” lanjutnya.

Meski menyatakan niat damai, Insanul Fahmi justru melontarkan tudingan serius. Ia yakin sikap keras Wardatina Mawa bukan tanpa sebab. Menurutnya, ada oknum yang sengaja memprovokasi dan “mencuci otak” Mawa untuk kepentingan tertentu.

“Ya pasti ada yang nge-brainwash Mawa. Jadi niat kita ke proses hukum di Bareskrim sebenarnya bukan untuk menyudutkan Mawa, justru kita ingin membuka siapa saja orang-orang yang mencoba menghasut,” jelas Insanul Fahmi.

Ia menegaskan, proses hukum yang berjalan bukan untuk menyerang Wardatina Mawa sebagai istri sah, melainkan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga memperkeruh konflik mereka. Di sisi lain, Insanul mengaku tetap mengutamakan jalan damai dan siap memenuhi syarat apa pun yang diajukan Mawa jika kesempatan bertemu terbuka.

“Makanya kita mengutamakan perdamaian melalui Restorative Justice. Apa pun syarat dari Mawa nanti, kalau dipenuhi, selesai sudah permasalahannya,” pungkas Insanul Fahmi.

Halaman Selanjutnya

Tinggalkan komentar