Para Jamaah Haji Indonesia Mengapresiasi Penambahan Fasilitas Toilet di Muzdalifah

Jemaah haji Indonesia yang mabit di Muzdalifah merasakan fasilitas toilet baru yang disediakan oleh Mashariq. Keberadaan toilet ini dilengkapi dengan fasilitas ramah lansia dan aksesibilitas bagi para jemaah dengan disabilitas.

Seorang jemaah asal Surabaya, Samsul, mengaku bahwa toilet yang ada di Muzdalifah cukup bersih dan antreannya tidak terlalu padat.

“Alhamdulillah tadi ke toilet, antreannya tidak membeludak seperti informasi yang saya dapat tahun lalu,” ujarnya kepada Tim Media Center Haji saat di Muzdalifah, Sabtu (15/6/2024).

“Tadi saya antar ibu saya ke toilet, toiletnya bagus dan dilengkapi fasilitas untuk lansia,” imbuh Samsul.

Samsul berharap, keberadaan toilet yang sudah disediakan di Muzdalifah tetap dapat dijaga kebersihannya. “Enaklah, kalau menurut saya, karena tadi kan masih belum membeludak kayak gini. Kalau sudah membeludak, mungkin ya perlu dijaga kebersihannya,” harapnya.

Perwakilan Mashariq, Umar, menyebut bahwa pihaknya telah menambah kurang lebih sejumlah 30 toilet di area Muzdalifah. Penambahan toilet ini diharapkan dapat mengurai antrean penggunaan toilet yang biasanya mengular selama di Muzdalifah.

(zik)

MEMBACA  Baik, berikut terjemahan dan penyempurnaan judul dalam bahasa Indonesia tanpa mengulang teks asli: Brussels Akui Perlu Berkompromi Saat Donald Trump Teguh Pertahankan Tarif 10% (Alternatif lebih ringkas: Uni Eropa Bersiap Bernegosiasi Menyikapi Kebijakan Tarif Trump) Catatan: "Brussels" diterjemahkan sebagai "Uni Eropa" untuk konteks pembaca Indonesia yang mungkin kurang akrab dengan metonimia ini. "Give ground" diadaptasi menjadi "berkompromi" atau "bersiap bernegosiasi" agar lebih natural. Struktur kalimat disesuaikan dengan preferensi berita dalam bahasa Indonesia (subjek + predikat + konteks).