Rabu, 25 Maret 2026 – 05:30 WIB
VIVA – Kepergian pemain bintang selalu meninggalkan lubang yang sulit untuk ditutup. Apalagi jika dia bukan cuma pemain bintang, tapi juga ikon yang melekat dengan identitas klub. Itu yang sekarang dirasakan publik Anfield setelah Mohamed Salah dipastikan akan tinggalkan Liverpool di akhir musim ini.
Resmi! Klopp Pimpin Liverpool 28 Maret 2026
Kabar ini diumumkan langsung klub pada Selasa, 24 Maret 2024, menandai akhir perjalanan Mohamed Salah selama sembilan tahun bersama The Reds. Keputusan ini mengejutkan, karena kontraknya sebenarnya masih sampai 2027 setelah diperpanjang musim lalu.
Liverpool bilang keputusan ini diambil atas kesepakatan bersama. Salah sendiri ingin mengumumkannya lebih cepat sebagai tanda hormat ke para suporter. Dalam pernyataan yang dia upload, Salah tidak sembunyikan perasaannya. Dia sadar momen ini adalah salah satu yang paling berat dalam karirnya.
Nonton Sekarang! Live Streaming Brighton vs Liverpool: Duel Sengit di Amex Stadium
“Sayangnya hari itu akhirnya tiba,” kata Salah lewat akun X pribadinya.
“Saya tidak pernah bayangkan klub ini, kota ini, dan orang-orang di dalamnya akan jadi bagian yang sangat dalam dari hidup saya. Liverpool bukan cuma klub sepak bola. Ini adalah gairah, sejarah, dan jiwa,” lanjut dia.
Terpopuler: Barcelona Mengerikan, Nestapa Galatasaray Kena Comeback Liverpool
Mohamed Salah Umumkan Berpisah dari Liverpool
Kata-kata itu sekaligus menegaskan ikatan yang kuat antara Salah dan Liverpool, klub yang dia anggap rumah selama hampir sepuluh tahun terakhir.
Didatangkan dari AS Roma pada 2017, Salah menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah klub. Statistiknya berbicara: 255 gol dari 435 pertandingan, membuatnya jadi pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah Liverpool.
Gak cuma itu, dia juga berperan besar dalam berbagai kesuksesan tim, dari dua gelar Premier League, Liga Champions, sampai trofi domestik lainnya. Secara individu, Salah bahkan empat kali menang gelar top skor liga Inggris.
Tapi, musim ini ceritanya lain. Performa yang turun dan sempat keluar dari skuad utama bikin situasi dalam klub memanas. Dalam satu kesempatan, Salah pernah ungkapkan kekecewaannya.
“Saya rasa cukup jelas ada seseorang yang ingin saya tanggung semua kesalahan,” ujarnya.
Meski akhir-akhir ini kembali dapat kepercayaan dari pelatih Arne Slot, Salah belum bisa sepenuhnya kembali ke performa terbaiknya. Saat ini, Salah lagi mengalami cedera. Tapi, Liverpool tegaskan bahwa pemain itu tetap komitmen untuk berikan yang terbaik sampai akhir musim.
Halaman Selanjutnya
Klub juga pastikan bahwa perpisahan resmi dan penghormatan untuk kontribusi Salah akan dilakukan dengan layak setelah kompetisi selesai. Kepergian Salah bukan cuma soal kehilangan pemain, tapi juga akhir dari era emas yang telah angkat kembali kejayaan Liverpool di panggung domestik dan Eropa.