Sabtu, 22 November 2025 – 11:32 WIB
Tangerang, VIVA – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) baru aja memulai ekspor untuk SUV terbarunya, namanya Destinator, ke pasar internasional, khususnya di kawasan ASEAN. Hal ini diumumin langsung sama Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran MMKSI, Irwan Kuncoro.
Baca Juga:
MG Masih Andalkan Pasar Indonesia di Era Mobil Listrik
Dia jelasin bahwa ekspor ini dilakukan dalam bentuk CBU (Completely Built-Up) dari Indonesia. Ini nunjukkin peran Indonesia sebagai basis produksi regional untuk Mitsubishi. Posisi Destinator itu di segmen menengah, jadi dia ada di antara Xpander dan Pajero. Model ini diciptain buat konsumen yang pengen naik kelas dari Xpander tapi merasa Pajero terlalu mahal.
Baca Juga:
Mobil Niaga Anti Ribet, Cuma Cas Listrik Bisa Jalan Jauh
"Destinator hadir sebagai alternatif SUV buat konsumen yang loyal atau mau upgrade dari Xpander, dan juga buat narik konsumen dari brand lain," kata Irwan di ICE BSD, Tangerang. Artinya, Mitsubishi nggak cuma nargetin pembeli lama, tapi juga calon konsumen dari merek lain yang lagi cari SUV dengan harga dan fitur di tengah-tengah.
Baca Juga:
Mobil SUV Edisi Terbatas Rp1,09 Miliar Debut di GJAW 2025
Produksi Destinator di dalam negeri lagi ditingkatin. Biasanya, pabrik bisa produksi sekitar 2.000 unit per bulan, tapi sekarang MMKSI lagi berusaha mempercepat produksinya buat penuhi target ekspor tahunan, yaitu 12.000 unit. Sampe saat ini, udah sekitar 6.000 unit yang berhasil diproduksi. "Walaupun target 12.000 unit itu cukup menantang, kami bakal berusaha keras buat mencapainya," jelas Irwan. Ini nunjukkin kalo ekspor Destinator bukan cuma simbolis, tapi beneran strategi Mitsubishi buat memperbesar pangsa pasar di regional.
Langkah ekspor ini juga bertepatan sama perayaan 55 tahun Mitsubishi di Indonesia. Momen ini dipake buat negasin lagi posisi perusahaan di pasar otomotif nasional dan regional. Irwan bilang, momen ini dimanfaatin MMKSI buat tunjukkin bahwa perusahaannya kompetitif, bukan cuma lewat produk, tapi juga lewat layanan terbaik buat konsumen. "Kami nggak cuma mau ngasih produk yang bagus, tapi juga memastikan layanan terbaik lewat jaringan dealer yang luas dan berbagai penghargaan kepuasan pelanggan," tuturnya.
Ekspor Destinator rencananya bakal mulai didistribusin ke negara-negara ASEAN, termasuk Filipina dan Vietnam. Strategi ini mirip banget sama pola yang dulu dilakukan Mitsubishi waktu ekspor model Xpander, yang udah sampai ke puluhan negara di regional.
Halaman Selanjutnya
Dengan basis produksi yang ada di Indonesia, MMKSI optimis bisa penuhi permintaan dari pasar luar negeri sambil memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat produksi SUV Mitsubishi untuk kawasan regional.