Jumat, 17 April 2026 – 12:54 WIB
Jakarta, VIVA – Pasar mobil asal Korea Selatan di Indonesia pada kuartal pertama 2026 masih terhitung kecil, tapi ada gerakan dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Kontribusi utama masih dari Hyundai sebagai pemain terbesar dari negara itu.
Berdasarkan data penjualan eceran Januari sampai Maret 2026 yang dilihat VIVA Otomotif dari Gaikindo, Hyundai mencatat penjualan sebanyak 4.824 unit. Angka ini berasal dari 1.403 unit di Januari, 1.734 unit di Februari, dan 1.687 unit di Maret.
Selain Hyundai, kontribusi juga datang dari Kia yang mencatat penjualan 143 unit sepanjang kuartal pertama 2026. Jadi, total penjualan mobil dari Korea Selatan mencapai 4.967 unit.
Jika dibandingkan dengan total pasar nasional sebesar 211.905 unit di Q1 2026, maka pangsa pasar mobil Korea Selatan ada di sekitar 2,3 persen. Angka ini menunjukkan posisi yang masih relatif kecil di tengah dominasi merek Jepang dan makin naiknya merek dari China.
Sebagai bandingan, pada periode yang sama di tahun 2025, Hyundai mencatat penjualan 6.508 unit. Angka itu berasal dari 2.001 unit di Januari, 2.153 unit di Februari, dan 2.354 unit di Maret.
Sementara itu, Kia pada Q1 2025 mencatat penjualan sekitar 118 unit dari tiga bulan pertama. Dengan begitu, total penjualan mobil Korea Selatan di Q1 2025 ada di kisaran 6.626 unit.
Jika dilihat per tahunnya, penjualan mobil Korea Selatan malah menurun di Q1 2026. Dari sekitar 6.626 unit di Q1 2025 menjadi 4.967 unit di periode yang sama tahun ini.
Penurunan ini juga berimbas pada pangsa pasar yang ikut tertekan. Pada Q1 2025, pangsa pasar mobil Korea Selatan ada di sekitar 3 persen, sementara di Q1 2026 turun jadi sekitar 2,3 persen.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan pasar otomotif nasional tidak sepenuhnya diikuti oleh merek dari Korea Selatan. Di sisi lain, persaingan dari brand China yang makin agresif juga mempengaruhi posisi mereka.
Meski begitu, Hyundai masih menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi terbesar. Sementara Kia masih di level volume yang relatif kecil.
Secara keseluruhan, pangsa pasar mobil Korea Selatan pada kuartal pertama 2026 mengalami penyesuaian dibanding tahun sebelumnya. Tapi, keberadaannya tetaplah bagian dari persaingan di pasar otomotif Indonesia.