Messi Ingin Pulang ke Barcelona Tahun 2023, Namun Dihadang Joan Laporta

Senin, 9 Maret 2026 – 11:32 WIB

Mantan pemain dan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, menyebut Presiden klub Joan Laporta bertanggung jawab atas gagalnya rencana kepulangan Lionel Messi ke Camp Nou pada tahun 2023.

Xavi mengatakan keputusan untuk membatalkan proses transfer itu diambil langsung oleh Laporta, meskipun pembicaraan dengan Messi sudah berlangsung selama berbulan-bulan.

Menurut Xavi, komunikasi dengan Messi dimulai pada Januari 2023, setelah pemain asal Argentina tersebut memenangkan Piala Dunia. Dalam percakapan itu, Messi menyampaikan keinginannya untuk kembali bermain untuk Barcelona.

“Pada Januari 2023, setelah dia memenangkan Piala Dunia, kami saling menghubungi dan dia bilang ke saya bahwa dia ingin kembali,” kata Xavi dalam wawancara dengan La Vanguardia.

Ia menambahkan bahwa pembicaraan dengan Messi berlanjut hingga Maret 2023. Xavi siap melaporkan kesepakatan itu kepada presiden klub jika Messi memberikan persetujuan akhir.

Xavi juga menyebutkan bahwa klub sudah mendapatkan izin dari LaLiga mengenai kemungkinan kembalinya Messi.

“Presiden mulai menegosiasikan kontrak dengan ayahnya Leo dan kami dapat lampu hijau dari LaLiga. Tapi, presidennya sendiri yang akhirnya membatalkan semuanya,” ujar Xavi.

Menurut dia, keputusan itu diambil karena Laporta khawatir kehadiran Messi akan memicu konflik internal di klub. Xavi mengaku Laporta menyampaikan kekhawatiran itu secara langsung kepadanya.

“Laporta bilang ke saya dengan terus terang, bahwa jika Leo kembali, dia akan memulai perang melawannya dan dia tidak bisa membiarkan hal itu,” kata Xavi.

Setelah pembicaraan itu, Xavi mengaku tidak lagi mendapat tanggapan dari Messi. Dia lalu menghubungi ayah sekaligus agen Messi, yang menyatakan bahwa keputusan akhir ada di tangan presiden Barcelona.

Akhirnya, Messi tidak kembali ke Barcelona setelah kontraknya di Paris Saint-Germain berakhir. Pemain yang meninggalkan klub Catalan pada 2021 itu kemudian memilih untuk lanjut karier bersama Inter Miami di Major League Soccer.

MEMBACA  Anak Buah Trump Pastikan Uji Coba Nuklir AS tanpa Awan Jamur

Xavi menegaskan tidak ada kepentingan pribadi dalam pernyataannya ini. Dia juga mengaku tidak punya rencana untuk kembali ke Barcelona di masa depan.

“Saya sudah menyelesaikan masa saya sebagai pemain dan pelatih. Sekarang, tujuan saya hanya mengatakan yang sebenarnya,” tegas Xavi.

Tinggalkan komentar