Meski Khamenei Wafat, Tiga Alasan Iran Takkan Tunduk pada Amerika Serikat dan Israel

loading…

Meski Khamenei tewas, Iran tak mau tunduk pada AS dan Israel. Foto/X

TEHERAN – Iran tidak akan menyerah pada tekanan dari Amerika Serikat dan Israel meskipun pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal dunia. Kebijakan keras Iran dalam melawan dominasi kedua negara itu akan tetap berlanjut.

Meski Khamenei Tewas, 3 Alasan Iran Tak Akan Tunduk pada AS dan Israel

1. Kekuasaan di Iran Tersebar di Banyak Kalangan

Michael Mulroy, mantan pejabat Kementerian Pertahanan AS, mengatakan ke Al Jazeera bahwa meskipun pembunuhan Khamenei akan jadi upaya AS kedua untuk menggulingkan rezim setelah Venezuela, situasi di Iran beda.

“Rezim di Venezuela sangat tergantung pada [Presiden Nicolas] Maduro, dengan bawahan yang lemah. Di Iran, ada Pemimpin Tertinggi, tapi pusat kekuasaan lain juga kuat, seperti di kalangan ulama, militer, IRGC, dan intelijen,” ujarnya.

2. Kemungkinan Terjadi Perang Besar

Mengenai reaksi Iran, Mulroy mengatakan negara itu mungkin tidak akan menuruti tuntutan AS meskipun pemimpinnya hilang.

“Berdasarkan semua pernyataan mereka, mereka cenderung akan meningkatkan eskalasi dan mengubah kawasan jadi medan perang habis-habisan. Ini akan menyebabkan penderitaan besar tidak hanya bagi AS tapi juga bagi negara-negara Teluk,” kata Mulroy.

3. Iran Punya Drone yang Sudah Terbukti

“Iran punya drone yang sudah terbukti, seperti yang menyerang banyak gedung di Dubai dan Bahrain. Mereka bisa produksi massal dan sudah memasoknya ke Rusia selama ini. Jadi, itu masalah serius,” katanya.

“Memang drone umumnya gampang ditembak jatuh, tapi banyak juga yang berhasil lolos. Mungkin karena mereka kirim dalam jumlah sangat banyak sekaligus, jadi susah dihadapi. Itu laporan dari UEA, dan itu mungkin ancaman terbesar mereka,” tambah Mulroy.

MEMBACA  Sekolah Rakyat Membentuk Pemimpin Peduli Lingkungan Sejak Dini

(ahm)

Tinggalkan komentar