Menteri Tuntut Pertanggungjawaban Usai Longsor TPA Tewaskan Empat Orang

Jakarta (ANTARA) – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memastikan pihaknya akan segera memanggil pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang menyusul tragedi longsor yang menelan korban jiwa pada Minggu.

Dalam pernyataannya di Jakarta pada Minggu, Nurofiq menyebutkan bahwa Wakil Menteri bidang Penegakan Hukum telah melakukan pemeriksaan terhadap pengelola TPST sebelum longsor terjadi, yang mengakibatkan empat orang meninggal.

“Apakah harus ada yang bertanggung jawab? Tentu saja. TPST Bantargebang ini milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Karena itu, mereka harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, ada sanksi pidana penjara dan denda bagi pengelola yang sengaja melanggar baku mutu sehingga mengakibatkan luka atau kematian.

“Karena ini sedang ditangani oleh Wakil Menteri Penegakan Hukum, kita akan segera panggil semua pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban dalam kasus ini. Ini menyangkut nyawa, tidak bisa dinilai dengan apapun. Ini masalah yang sangat serius,” tegasnya.

Mengenai longsoran tersebut, ia memastikan pemerintah akan terus melakukan pencarian terhadap korban yang mungkin masih tertimbun reruntuhan.

Sebelumnya, Badan Pencarian dan Pertolongan Jakarta melaporkan empat orang meninggal dalam insiden tersebut. Korban adalah Enda Widayanti dan Sumine yang berdagang di warung kecil, serta dua sopir truk, Dedi Sutrisno dan Irwan Suprihatin.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan stabilisasi di TPST Bantargebang untuk mencegah risiko longsor susulan.

“Penataan dan penguatan zona pembuangan sedang dilakukan bertahap untuk memastikan kestabilan struktur tumpukan dan keamanan operasi di lapangan,” kata Asep Kuswanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

Ia menambahkan, “Setelah area dinyatakan aman, kami segera mulai menstabilkan dan menata ulang zona pembuangan untuk mengendalikan kembali situasi.”

MEMBACA  Golkar Tertarik pada Figur Sudaryono, Ketua Gerindra Jateng yang Dianggap Akan Maju di Pilkada

Berita terkait: Menteri desak reformasi sampah di Bali untuk lindungi pariwisata Indonesia

Berita terkait: Indonesia dorong pemilahan sampah untuk kurangi polusi TPA

Berita terkait: Bali diizinkan buka kembali insinerator untuk sampah kayu

Penerjemah: Prisca, Kenzu
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar