Menteri Perhubungan Dukung Larangan Dokar di Jawa Barat Saat Lebaran

Garut (ANTARA) – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah Jawa Barat yang melarang sementara angkutan tradisional delman atau andong. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas selama musim mudik Lebaran.

"Ini merupakan program dari gubernur untuk membantu pemerintah pusat dalam mengatur transportasi Idul Fitri, bertujuan mempermudah arus perjalanan bagi saudara-saudara kita yang mudik," ujarnya saat meninjau pelaksanaan kebijakan di Garut, Jawa Barat, pada Sabtu.

Berbicara di Markas Polres Garut, Purwagandhi mengakui kebijakan daerah tersebut sebagai langkah untuk menjamin perjalanan yang aman dan lancar bagi pemudik yang melintasi Jawa Barat.

Dia juga memuji Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi karena mengambil pendekatan seimbang dengan memberikan kompensasi kepada para tukang delman dan becak yang terdampak pembatasan ini.

Menteri menyebut kompensasi itu sebagai "nilai tambah" bagi warga lokal yang mencari nafkah dari kedua kendaraan tradisional tersebut.

Purwagandhi juga menyingungkan kemungkinan kebijakan serupa diadopsi di daerah lain, dengan mencatat beberapa pemda telah menerapkan langkah serupa untuk mendukung mobilitas mudik.

Namun, dia menekankan pentingnya mempertimbangkan karakteristik unik setiap wilayah di jalur mudik, serta kemampuan keuangan pemerintah daerah untuk memberikan kompensasi bagi warga terdampak.

"Saya mendorong pemerintah daerah yang sering dilalui pemudik untuk mempertimbangkan kebijakan seperti ini, tapi kami menyadari perlunya menyesuaikan dengan kesiapan masing-masing daerah," kata menteri.

Pernyataannya disampaikan dalam acara di mana Gubernur Mulyadi secara simbolis menyerahkan kompensasi kepada tukang andong yang terdampak. Kebijakan ini melarang operasi delman sejak satu pekan sebelum Lebaran hingga satu pekan setelahnya.

Kompesansi yang diberikan sebesar Rp1,4 juta per tukang delman di Garut, setara dengan Rp200 ribu per hari. Jumlah ini efektif menggandakan penghasilan harian mereka yang biasanya sekitar Rp100 ribu.

MEMBACA  Peningkatan Akses Layanan Kesehatan Indonesia melalui 15 Rumah Sakit Daerah yang Ditingkatkan

Berita terkait: Prabowo perintahkan TNI dan Polri bantu antisipasi lonjakan mudik

Berita terkait: Indonesia siapkan sistem peringatan dini dan hotline 112 untuk perjalanan mudik

Penerjemah: Feri Purnama, Tegar Nurfitra
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar