Jakarta (ANTARA) – Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan kementeriannya akan menyediakan fasilitas air bersih untuk mendukung pemulihan di daerah terdampak bencana di Sumatra, khususnya guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami telah terima proposal dari pemerintah daerah. Fokus kami adalah menyediakan sarana air bersih,” ujarnya di sela-sela konferensi pers di Jakarta, Rabu (11 Februari).
Dia mengatakan kementerian memprioritaskan penyediaan infrastruktur air bersih sebagai bagian program pemulihan, namun tidak merinci lebih lanjut.
Sebelumnya, pada awal Desember 2025, Kementerian Transmigrasi menyalurkan delapan truk bantuan kemanusiaan, termasuk makanan dan obat-obatan, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pada akhir Januari 2026, kementerian juga mengirim 17 paket bantuan berisi tenda darurat, peralatan dapur umum, dan kit kebersihan kepada masyarakat di wilayah transmigrasi dan eks transmigrasi yang terdampak bencana alam di Provinsi Aceh.
Berita terkait: Pemerintah bentuk satgas pemulihan air pascabencana
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, yang mengepalai Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana di wilayah Sumatra, menyebut satgas saat ini memprioritaskan relokasi pengungsi ke perumahan yang lebih aman dan layak.
Mengenai hunian sementara, dia mengatakan rencana pembangunan mencakup 17.036 unit. Hingga kini, 5.489 unit atau sekitar 32 persen telah selesai dibangun di tiga provinsi terdampak.
Sejalan dengan pembangunan hunian sementara, Satgas PRR juga mengawasi pembangunan perumahan permanen, dengan rencana 15.719 unit. Pembangunannya menunjukkan perkembangan yang konsisten, katanya.
Satgas memperkuat koordinasi antarsektor agar program perumahan permanen tetap sesuai jadwal, dengan target 3.657 unit di Sumatra Barat, 3.462 unit di Sumatra Utara, dan 8.600 unit di Aceh.
Berita terkait: Baznas kirim 186.000 liter air ke Tapanuli Tengah terdampak banjir
Berita terkait: Banjir Sumatra: Polisi kirim alat berat, buka akses air bersih
Penerjemah: Muhammad Harianto, Resinta Sulistiyandari
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026