Menteri Keuangan Indonesia Ramalkan Ekspansi Ekonomi Sepanjang Satu Dekade

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa ekonomi Indonesia akan memasuki fase ekspansi yang sehat dalam tujuh hingga sepuluh tahun ke depan, atau setidaknya hingga tahun 2033.

“Prospek kita akan bagus tahun ini. Kami akan coba dorong (pertumbuhan ekonomi) ke 6 persen. Dalam 10 tahun ke depan, kita tampaknya akan memasuki fase ekspansi sehat. Kita bisa pertahankan ekspansi itu hingga 2033,” kata Purbaya usai menghadiri acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, pada Jumat.

Seiring dengan fase ekspansi itu, ia memproyeksikan akan tercipta lebih banyak lapangan pekerjaan. Dia menekankan bahwa pandangan ekonomi optimis tersebut bisa dicapai dengan memprioritaskan pengelolaan fiskal yang prudent.

Pemerintah akan mendorong belanja negara yang terukur sambil memastikan rasio defisit fiskal terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tetap di bawah batas 3 persen. Selain itu, rasio utang akan dijaga di tingkat yang stabil dan secara bertahap dikurangi.

“Saya kira ketika perekonomian membaik, penerimaan pajak dan bea cukai kita juga akan membaik, sehingga kita bisa pelan-pelan menurunkan utang,” ujarnya.

Dalam sebuah diskusi panel, Purbaya menerangkan bahwa siklus ekonomi umumnya bergerak dari ekspansi ke resesi lalu kembali ke ekspansi. Fase ekspansi biasanya berlangsung tujuh hingga sepuluh tahun, diikuti resesi sekitar satu tahun sebelum pertumbuhan kembali berlanjut.

Dia mencatat, Indonesia mengalami fase ekspansi dari tahun 2009 hingga 2020, sebelum memasuki resesi akibat pandemi COVID-19, dan kini kembali dalam fase ekspansi.

Indeks leading economic index (LEI), yang memproyeksikan arah ekonomi enam hingga 12 bulan ke depan, sempat menurun namun dalam beberapa bulan terakhir mulai menunjukkan tren naik, katanya.

MEMBACA  Prabowo Mematok Swasembada Pangan, Ini Cara Polri Membantu Mewujudkannya

Sementara itu, indeks coincident economic index (CEI), yang mencerminkan kondisi ekonomi saat ini, juga sudah mulai meningkat.

Menurut Purbaya, gradien kenaikan pada kedua indeks tersebut menandakan bahwa ekonomi akan memasuki fase pertumbuhan yang lebih cepat.

Dengan arah kebijakan dan pengelolaan yang tepat, dia menyatakan optimisme bahwa momentum itu bisa berlanjut hingga 2033.

Dia juga mengajak masyarakat untuk tidak khawatir dengan outlook ekonomi jangka menengah.

“Tampaknya kita punya kemungkinan besar untuk mengarahkan ekonomi Indonesia menuju Indonesia Emas, bukan Indonesia yang suram,” tutupnya.

Berita terkait: Prabowo janjikan stabilitas dan keamanan untuk dorong pertumbuhan Indonesia

Berita terkait: Danantara Indonesia ungkap rencana investasi US$13,1 miliar untuk 2026

Berita terkait: Lepas Landas Ekonomi: Indonesia targetkan pertumbuhan 8 persen dalam dua tahun

Penerjemah: Rizka, Azis Kurmala
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar