Menteri Indonesia Dorong Pertambangan Bertanggung Jawab di Kawasan Transmigrasi

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, meminta pengelolaan sumber daya mineral di daerah transmigrasi dilakukan secara bertanggung jawab. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Pembangunan ekonomi jangan sampai mengorbankan lingkungan hidup. Eksplorasi dan eksploitasi sumber daya mineral tidak boleh dilakukan secara sembarangan,” kata pria yang akrab disapa AHY itu dalam sebuah acara bertema transmigrasi di Jakarta, Minggu.

AHY menegaskan, kegiatan eksplorasi mineral harus patuh pada undang-undang dan peraturan yang berlaku supaya kerusakan lingkungan bisa dicegah.

“Lingkungan yang rusak bisa memicu bencana alam, dan masyarakat lokal biasanya yang paling terdampak,” ujarnya.

Dia juga menyoroti pentingnya pembangunan hijau dan infrastrtuktur ramah lingkungan sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan upaya mitigasi perubahan iklim.

Sebelumnya, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan pemerintah tengah mengkaji potensi pemanfaatan tanah transmigrasi untuk pertembatangan batubara dan mineral tanah jarang. Tujuannya guna menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Kami juga sudah mengindentifikasi potensi tanah jarang di Mamuju, Sulawesi Barat,” jelasnya.

MEMBACA  Pemerintah di ambang kehancuran setelah menteri kunci dipecat

Tinggalkan komentar