Menteri Berencana Meningkatkan Kerjasama Peralatan Pertahanan dengan Turki

\”Jakarta (ANTARA) – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berupaya untuk meningkatkan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Turki di beberapa sektor, termasuk peralatan pertahanan.

Hasan menyampaikan harapan tersebut saat pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Turki Ömer Bolat, yang berlangsung di sela-sela Pertemuan Menteri Ketiga Komite Negosiasi Perdagangan (TNC) tentang Sistem Preferensi Perdagangan – Organisasi Kerjasama Islam (TPS-OIC), dan Pertemuan Informal Menteri D-8 di Istanbul pada hari Senin (10 Juni 2024), waktu setempat.

“Dengan kondisi ekonomi Indonesia yang stabil, pertumbuhan ekonomi di atas lima persen, dan inflasi terkendali, saya yakin kerja sama dengan Turki bisa ditingkatkan, terutama di bidang pertahanan dan sistem peralatan pertahanan,” kata Hasan.

Dia mencatat bahwa Turki unggul di bidang pertahanan, dan perusahaan pertahanannya berkembang pesat.

Oleh karena itu, Turki dapat membantu menyuplai peralatan pertahanan seperti drone, fregat, helikopter, dan pesawat tempur ke Indonesia, tambahnya.

Dia juga mengatakan bahwa Indonesia dan Turki dapat meningkatkan kerja sama sektor konstruksi melalui investasi dalam pengembangan kota Nusantara.

Turki menyambut baik kesempatan untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia di sektor pertahanan.

Menurut Hasan, Menteri Bolat mengatakan bahwa beberapa perusahaan Turki siap memenuhi kebutuhan Indonesia, salah satunya adalah menyuplai drone unggulan Turki, “ANKA”.

“Turki mengundang Indonesia untuk menandatangani memorandum kesepahaman (MoU) sebagai jaminan bagi para investor,” katanya.

Hasan mengatakan bahwa Turki juga berharap untuk meningkatkan jumlah penerbangan langsung dengan Indonesia untuk meningkatkan ikatan bisnis dan kunjungan wisatawan.

Selain itu, Turki ingin mewujudkan kerja sama sertifikasi halal, baik dalam kerja sama bilateral maupun di bawah OIC.

Oleh karena itu, Hasan mendorong penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Turki (IT-CEPA).

MEMBACA  Jokowi Mengundang Pengusaha Vietnam untuk Berinvestasi di IKN Nusantara

“Mudah-mudahan, Presiden terpilih Prabowo dapat mengunjungi Turki tahun ini atau tahun depan dan akan ada kerja sama konkret di industri pertahanan,” katanya.

Berita terkait: Indonesia, Turki berupaya meningkatkan kerja sama manufaktur

Berita terkait: Indonesia berencana membuka toko Windownesia di Turki, Arab Saudi: menteri

Translator: Maria P, Kenzu
Editor: Tia Mutiasari
Hak cipta © ANTARA 2024\”