Menteri Abdul Mu’ti Ajak Siswa Terapkan Pola Pikir Berkembang

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pendidikan Indonesia Abdul Mu’ti mendorong para siswa untuk mengadopsi growth mindset, menekankan peran penting mereka dalam membantu bangsa mencapai visi Indonesia Emas 2045 menuju status negara maju.

“Orang hebat bukan mereka yang tidak pernah jatuh, tapi mereka yang belajar dari setiap pengalaman,” ujar Mu’ti dalam forum daring yang dihadiri sekitar 4.000 siswa pada Kamis.

Dia mendorong siswa untuk mengejar perubahan besar melalui langkah-langkah kecil yang konsisten, menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Sekretaris Jenderal Suharti menyoroti bahwa forum ini mencerminkan komitmen kementerian untuk melibatkan siswa, sebagai subjek utama pendidikan, dan memahami aspirasi mereka.

“Forum ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan program prioritas, mendengarkan siswa, dan menginspirasi generasi muda kita,” kata Suharti.

Dia mencatat partisipasi aktif organisasi siswa, termasuk Komunitas Pelajar Patriot (PPM), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Berita terkait: Gerakan 7 Kebiasaan Hebat Anak untuk wujudkan generasi emas

Suharti menambahkan, forum ini memberikan wadah untuk memamerkan capaian strategis pemerintah dalam kebijakan pendidikan.

Salah satu inisiatifnya adalah “7 Kebiasaan Hebat Anak Indonesia,” sebuah program pembentukan karakter yang mengajarkan tujuh perilaku positif, dari bangun pagi hingga menjaga jadwal tidur yang teratur.

Inisiatif lain adalah perluasan pembelajaran digital melalui panel interaktif (IFP), dengan ratusan ribu unit yang telah dikirim ke sekolah-sekolah per Februari 2026 untuk mendukung transformasi pembelajaran adaptif.

Kementerian juga berupaya meningkatkan akses pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM).

Program-program ini bertujuan memastikan siswa kurang mampu dan mereka yang di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar dapat mengakses pendidikan berkualitas.

MEMBACA  Indonesia akan mengejar target iklim sub-nasional mulai tahun 2025

Dengan menggabungkan pembangunan kebiasaan, alat digital, dan akses yang merata, Indonesia berharap dapat memberdayakan pemudanya untuk berkontribusi berarti bagi tujuan pembangunan negara di tahun 2045.

Berita terkait: Tujuh kebiasaan hebat anak untuk generasi berkualitas: Menteri

Penerjemah: Hana Dewi, Raka Adji
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar