Mengapa Pesona Trump Memudar dalam Pertarungan Narasi?

loading…

Donald Trump sudah kehilangan daya tariknya dalam perang narasi. Foto/X

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat ini berada di persimpangan jalan dalam Operasi Epic Fury tanpa tanda yang jelas tentang jalur mana yang akan dia pilih.

“Trump telah membuat kotak untuk dirinya sendiri yang disebut perang Iran, dan dia tidak tau bagaimana cara keluar darinya,” ujar Aaron David Miller, mantan negosiator Timur Tengah untuk pemerintahan Partai Republik dan Demokrat, seperti dilansir Al Jazeera. “Itu adalah sumber frustrasinya yang paling besar.”

Para analis mengatakan kesalahan penilaian terbesar dari pemerintahan Trump adalah tentang bagaimana Iran akan merespon perang yang mereka anggap sebagai perang eksistensial.

“Mereka gagal mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan tentang cara-cara konflik dengan Iran dapat berjalan tidak sesuai rencana, di mana konflik itu mungkin tidak berjalan sesuai dengan rencana yang telah mereka buat,” kata mantan Duta Besar AS John Bass, yang pernah bertugas di Afghanistan dan Turki.

Brett Bruen, kepala konsultan strategis di Global Situation Room di Washington, DC, mengatakan Trump “mengalami kesulitan untuk mengendalikan siklus berita seperti yang biasa dia lakukan”.

“Karena dia masih belum bisa menjelaskan mengapa dia membawa negara ini ke dalam perang dan apa yang akan terjadi selanjutnya. Dia terlihat telah kehilangan daya tariknya dalam menyampiakan pesan,” kata Bruen.

Sementara itu, Natanz, situs pengayaan utama Iran, kembali diserang. Serangan terjadi pada minggu pertama perang dan beberapa bangunan terlihat rusak.

MEMBACA  KPK, PAN, dan Kementerian BUMN bekerja sama untuk memperkuat pencegahan korupsi

Tinggalkan komentar