Membentuk Pemimpin Kreatif di Era AI: Peran Kunci Literasi dari Perpustakaan Nasional

Jakarta (ANTARA) – Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) E. Aminudin Aziz menekankan peran literasi di era kecerdasan buatan (AI) untuk membentuk pemimpin nasional yang kritis, kreatif, dan adaptif di tengah perubahan zaman.

“Kita tidak bisa menolak kemajuan teknologi, tapi kita juga tidak boleh ketinggalan dari AI. Literasi harus menjadi dasar supaya teknologi dipakai secara kritis dan bertanggung jawab,” ujarnya dalam keterangan pada Selasa.

Menurut dia, perkembangan teknologi tidak terelakan, namun itu tidak boleh menggantikan proses berpikir manusia, yang fondasinya perlu dikuatkan lewat peningkatan literasi.

Aziz menyebutkan, rendahnya tingkat literasi bukan hanya disebabkan minat baca yang kurang, tapi juga akses terbatas ke bahan bacaan yang sesuai kebutuhan dan minat pembaca.

Untuk mengatasi ini, Perpusnas saat ini mengelola lebih dari 9,7 juta koleksi, termasuk buku, majalah, peta, monograf, bahan audiovisual, buku digital, dan koleksi deposit nasional sebagai rekaman pengetahuan bangsa.

Sementara itu, AI juga dimanfaatkan perpustakaan untuk mendukung upaya pelestarian bahasa daerah. Dengan lebih dari 700 bahasa daerah di Indonesia, yang beberapa terancam punah, Perpusnas telah mengembangkan program dokumentasi bahasa daerah berbasis teknologi sejak 2021.

“Bahasa daerah tidak boleh hilang tiba-tiba. Data kebahasaan harus dikumpulkan, dicatat, dan didukung teknologi agar bisa diwariskan lintas generasi,” katanya.

Aziz menekankan, penguatan literasi tidak boleh sepenuhnya bergantung pada teknologi digital. Perpusnas terus memprioritaskan penyediaan buku cetak, khususnya untuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Di banyak daerah, belum perlu bicara aplikasi atau AI. Buku tetap menjadi alat literasi yang paling efektif. Saat buku tersedia, anak-anak menunjukkan antusiasme yang luar biasa,” ujarnya.

Berita terkait: Perpusnas Ingin Redefinisi Peran Pustakawan di Era AI
Berita terkait: Perpusnas Soroti Pentingnya Transformasi Perpustakaan di Era AI
Berita terkait: Perpustakaan Nasional Rencanakan Luncurkan ‘Human Libraries’

MEMBACA  Menteri Keuangan dan Taspen Beri Penjelasan Soal Penundaan Pencairan Rapel Kenaikan Gaji Pensiunan November 2025

Penerjemah: Lintang, Kenzu
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar