Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Buka Suara Terkait Ormas dan Partai Penerima Dana Korupsi

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel ‘Noel’ Ebenezer Gerungan mau buka-bukaan soal aliran dana korupsi yang dilakukannya waktu masih menjabat.

Noel mengungkapkan ciri-ciri partai politik (parpol) dan organisasi masyarakat (ormas) yang katanya menerima uang dalam kasus korupsi pengurusan sertifikasi K3.

Hal ini diungkapkan Noel saat tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk sidang lanjutan kasusnya, Senin (26/1/2026).

Menurut Noel, ormasnya itu bukan berbasis agama. Sementara partainya yang terima dana punya huruf ‘K’ di namanya.

“Ormasnya yang dulu, yang jelas nggak berbasis agama. Partainya ada huruf K-nya. Udah itu aja dulu petunjuknya,” kata Noel ke media.

Tapi, Noel masih enggan untuk sebutkan secara rinci nama parpol dan ormas yang dimaksud.

Dia cuma menuturkan bahwa parpol ‘K’ dan ormas non-agama itu terkait aliran uang dalam kasus korupsi sertifikasi K3.

“Nanti saja dulu (soal nama jelasnya). Ini soal alirannya, bukan soal keterlibatannya secara langsung,” ucap Noel.

Noel tiba di ruang sidang sekitar pukul 10.39 WIB. Dia pakai kemeja batik biru dan rompi tahanan KPK warna oranye. Dia juga terlihat bawa map biru.

Ditanya kesiapannya, Noel bilang dia siap jalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Sebelum jadi wakil menteri, Noel pernah memimpin Relawan Jokowi Mania (Joman). Lalu di Pilpres 2024, dia bentuk Relawan Prabowo Mania 08.

Noel juga masuk Partai Gerindra di Pemilu 2024 dan nyalon jadi anggota legislatif dari Kalimantan Utara. Tapi, dia cuma dapat 29.786 suara dan gagal lolos ke Senayan.

MEMBACA  Pemimpin Gereja Mega Memperkosa dan Menyiksa Jemaat, BBC Temukan

Tinggalkan komentar