Manajemen Merespons: Bos GoTo Raup Miliaran Lewat Aksi Borong Opsi Saham

Rabu, 29 April 2026 – 13:05 WIB

Jakarta, VIVA – Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) buka suara soal aksi beli saham oleh Catherine Hindra Sutjahyo, Wakil Direktur Utama Perseroan, yang kabarnya meraup dana miliaran rupiah.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Manajemen Perseroan menjelaskan pembelian 515.896.598 saham yang dilakukan Catherine berasal dari program opsi saham karyawan dan konsultan (ESOP) yang dikelola GoTo Peopleverse Fund (GPF). Transaksi ini terjadi pada 16 Maret 2026.

Menurut manajemen perusahaan transportasi daring ini, penjualan jutaan saham GOTO oleh Catherine udah melewati proses konsultasi. Aksi ini bikin Catherine ngeluarin dana sebesar Rp 1,03 miliar.

“Beliau telah melakukan exercise atas opsi saham sebagai bagian dari program ESOP yang diadministrasikan GPF dan menjual saham yang diperoleh dari pelaksanaan opsi tersebut,” tulis Manajemen GOTO, Rabu, 29 April 2026.

Program ESOP ini dikasih ke karyawan, konsultan, sampai direksi dan komisaris, termasuk Catherine. Di hari yang sama, dia juga jual 265.896.597 saham dengan harga Rp 52 per unit.

Dari penjualan itu, salah satu petinggi GOTO kantongi sekitar Rp 26,82 miliar. Tujuan transaksi penjualan ini buat keperluan pribadi.

“Tujuan dari transaksi penjualan saham adalah untuk keperluan pribadi dan keluarga,” lanjut pernyataan tersebut.

Soal harga pelaksanaan opsi saham yang sempat jadi sorotan, perseroan bilang nilainya udah ditetapkan sesuai prospektus.

“Dalam Prospektus, harga pelaksanaan opsi saham berkisar antara Rp 2 sampai Rp 202 per saham, tergantung perjanjian masing-masing,” jelas Manajemen GOTO.

Berdasarkan perjanjian antara GPF dan Catherine, opsi saham yang dieksekusi pada 16 Maret 2026 punya harga pelaksanaan Rp 2 per saham. Sedangkan harga jual nya ngikutin pasar pada 16-17 Maret 2026 yang berkisar Rp 52 per unit.

MEMBACA  Kopdes Merah Putih Akan Menjadi Penggerak Perekonomian di Bitung

Tinggalkan komentar