Lonjakan Inflasi Ancam Perekonomian Indonesia, THR Tak Mampu Dongkrak Daya Beli

loading…

THR bagi para pekerja dinilai belum cukup untuk mendongkrak daya beli masyarakat. Ini lantaran kondisi ekonomi terkini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Foto/Dok

JAKARTA – Tunjangan Hari Raya (THR) buat para pekerja dirasa masih belum cukup untuk mengangkat daya beli masyarakat. Hal ini karena kondisi ekonomi saat ini berbeda dengan tahun-tahun lalu, mengingat Ramadan dan Idulfitri 1447 H terjadi bersamaan dengan meningkatnya tekanan ekonomi global.

Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Abdul Manap Pulungan mengatakan, konflik yang melibatkan AS-Israel dan Iran yang sedang berlangsung ikut mempengaruhi stabilitas ekonomi dalam negeri. Ini terutama melalui pelemahan nilai tukar rupiah yang bisa memicu naiknya inflasi.

“Ini memang agak berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya, di mana saat kita menghadapi Ramadan dan Idulfitri, justru sekarang juga ada tekanan di ekonomi global. Ini akan pengaruhi nilai tukar rupiah, dan sekali lagi nanti akan berdampak pada inflasi kita,” kata Abdul Manap dalam paparannya, Senin (9/3/2026).

Baca Juga: Banyak Ekonom Sebut RI Sudah Resesi, Purbaya: Daya Beli Masih Ada, Kita Jauh dari Krisis

Menurutnya, inflasi yang datang dari berbagai sumber seperti kenaikan harga pangan dan energi, serta pelemahan nilai tukar rupiah, akan mendorong peningkatan inflasi impor dan berimbas pada inflasi secara keseluruhan.

https://gcgjournal.georgetown.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=lGj6

MEMBACA  Laju Inflasi Federal Reserve Tetap Membuka Peluang Pemotongan Suku Bunga Juni; Powell Setuju dengan Ketidaksetujuan

Tinggalkan komentar