Liburan Idul Fitri: Jakarta siap untuk tempat wisata yang ramai

Jakarta – Kantor Transportasi Jakarta mengatakan akan menyiapkan jumlah pengunjung yang tinggi di lokasi wisata pada hari kedua Idul Fitri 2025.

“Mulai 1 April, kami perlu mengantisipasi beberapa lokasi wisata di Jakarta seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ragunan Zoo, Kota Tua, Monumen Nasional (Monas), Ancol, dan area PIK,” demikian disampaikan Kepala Kantor, Syafrin Liputo, di sini pada hari Senin.

Liputo menyatakan bahwa pengunjung diperkirakan akan memadati destinasi wisata tersebut pada saat itu.

Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya berkolaborasi dengan polisi dan personel militer untuk menerapkan manajemen lalu lintas.

“Sebagai contoh, sistem satu arah akan diterapkan menuju Ragunan Zoo dari pukul 6 pagi hingga 10 pagi. Pada sore hari, sistem satu arah yang sama akan diterapkan untuk keluar dari Ragunan menuju TB Simatupang,” jelasnya.

Sementara itu, Liputo menunjukkan bahwa manajemen skema lalu lintas di lokasi wisata lainnya akan disesuaikan berdasarkan kondisi real-time.

“Sebagai contoh, jika terjadi kemacetan di Ancol, kami akan mengatur akses jalan tol dengan membatasi titik masuk dan keluar,” katanya.

Namun, ia menekankan bahwa langkah-langkah ini bersifat situasional dan bergantung pada kondisi lapangan.

Aturan yang sama akan berlaku untuk area PIK, yang merupakan destinasi wisata baru.

“Setiap ada libur nasional atau libur panjang, area PIK biasanya sangat ramai dengan pengunjung,” ujar Liputo.

Ia mengimbau masyarakat untuk beradaptasi dengan kondisi ini dan mempertimbangkan rute alternatif ketika sistem satu arah diterapkan di lokasi wisata.

Liputo mengkonfirmasi bahwa sekitar 2.800 personel dari Kantor Transportasi Jakarta akan dikerahkan selama periode libur Idul Fitri.

“Kami akan bekerja sama dengan polisi dan militer, serta dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” katanya.

MEMBACA  Hamas Menaikkan Pemimpin Gaza yang Merencanakan Serangan 7 Oktober ke Posisi Teratas

Berita terkait: Indonesia akan mengatasi pembangunan berlebihan, keramaian di lokasi wisata

Berita terkait: Lokasi wisata harus siap menyambut wisatawan: Wakil Presiden

Berita terkait: Tiga lokasi wisata di W Pasaman gelar festival budaya

Translator: Lifia, Kenzu
Editor: Azis Kurmala
Hak cipta © ANTARA 2025