Jakarta, VIVA – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menyatakan bahwa para pemudik tetap dapat mengakses layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di daerah asal mereka selama periode libur Lebaran 2026.
“Berbagai kemudahan layanan JKN dapat diakses di seluruh Indonesia tanpa terbatas oleh domisili peserta. Selain itu, terdapat juga posko mudik BPJS Kesehatan yang disediakan di lokasi-lokasi yang padat,” jelasnya dalam konferensi pers persiapan layanan mudik di Jakarta, Senin.
Terdapat delapan posko mudik BPJS Kesehatan yang bisa diakses masyarakat selama libur Lebaran, beroperasi dari tanggal 13 hingga 26 Maret 2026.
“Posko-posko ini menyediakan layanan konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi untuk pemudik, pemeriksaan kesehatan dasar, penyediaan obat, pelayanan ambulans, dan penanganan darurat sederhana,” tambahnya.
Lokasi posko tersebar di beberapa titik seperti Pelabuhan Merak (Banten), Terminal Pulo Gebang (Jakarta Timur), serta beberapa rest area di tol Jawa seperti di Purwakarta, Majalengka, Semarang, dan Sragen. Juga di Terminal Purabaya (Sidoarjo) dan Pelabuhan Soekarno-Hatta (Makassar).
Pujowaskito menegaskan, pemudik yang mengalami kelelahan atau pusing akan diperiksa tanda-tanda vitalnya dan riwayat penyakit untuk mendapatkan pertolongan pertama. “Kami memastikan kemudahan akses layanan kepesertaan melalui Call Center 165, aplikasi Pandawa, dan Mobile JKN selama masa mudik,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengungkapkan ada tiga layanan 24 jam yang disediakan selama Lebaran 2026. “Pertama, layanan administrasi untuk mengecek status kepesertaan. Kedua, layanan informasi. Dan ketiga, layanan pengaduan,” kata Akmal. (Ant)